News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bamsoet Prihatin Masih Ada Kasus Anak Kurang Gizi

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengkhawatirkan masih adanya kasus stunting atau gangguan tumbuh kembang anak akibat kurang gizi kronis.

Menurutnya, harus ada sinergi berbagai pihak demi mengikis kasus stunting.

Pernyataan Bamsoet, panggilan akrabnya, merujuk pada kasus stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Barat yang melewati angka 40 persen.

Sedangkan di Kota Cimahi, Jawa Barat, ada 7.965 anak yang mengalami stunting.

Baca: Presiden Joko Widodo Berdoa di Tengah Pertandingan Final Bulutangkis Putra Indonesia Versus Tiongkok

Karena itu, Bamsoet meminta Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bergandeng tangan dengan pemda.

"Tujuannya bersinergi memaksimalkan pelaksanaan program penanganan stunting sebagai upaya untuk menanggulangi masalah kurang gizi di Indonesia,” ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (22/8/2018).

Pemerintahan Presiden Joko Widodo punya perhatian besar terhadap persoalan stunting.

Baca: Polemik Desakan Status Bencana Nasional Gempa Lombok

Bahkan, kepala negara yang akrab disapa Jokowi itu telah memimpin langsung Gerakan Nasional Pencegahan Stunting.

Bamsoet pun mengharapkan pemerintah menggenjot upaya pencegahan stunting.

Politikus Partai Golkar itu meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggerakkan pemda demi mendorong masyarakat di perdesaan memanfaatkan dana desa untuk mendirikan posyandu, membangun fasilitas kesehatan ataupun sanitasi yang baik.

Baca: Pria Ini Keliling Eropa dan Amerika Selama 6 Bulan, Lihat Apa yang Ia Temukan

Sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat desa terutama mencegah terjadinya stunting,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu juga meminta Kemenkes terus melakukan edukasi dan kampanye tentang manfaat air susi ibu (ASI) eksklusif bagi bayi.

Sebab, ASI eksklusif punya kontribusi penting bagi tumbuh kembang dan daya tahan anak.

"Sekaligus menyosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menjalankan pola hidup sehat agar terhindar dari segala macam penyakit,”kata Bamsoet.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini