News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Kiai Ma'ruf Merasa Masih Muda, Ini Alasannya

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum MUI Maruf Amin saat menjadi narasumber dalam Forum Merdeka Barat 9 di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018). Diskusi tersebut mengangkat tema Jalan Panjang Fatwa MUI Vaksin Measles Rubella (MR). Tribunnews/Jeprima

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal calon wakil presiden, Kiai Maruf Amin menghadiri penutupan pembekalan calon legislatif dari Partai Perindo di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Maruf memberikan kata sambutan dalam acara tersebut.

Mengenakan kopiah hitam, selendang putih di leher dengan terusan sarung, Kiai Ma'ruf sempat menyinggung soal dirinya yang sudah tua.

Tahun ini, Maruf Amin berusia 75 tahun.

"Orang-orang bilang Maruf Amin sudah tua. Saya bilang, 'siapa bilang saya muda?' semua orang tahu, saya tua," ujar Maruf lalu disambut tawa ratusan caleg Partai Perindo.

Baca: Kiai Maruf Amin Pastikan Masih Aktif di MUI

Maruf mengatakan ada beberapa pihak membandingkan dirinya dengan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad yang telah berusia 93 tahun.

Jika dibandingkan Mahathir, ucap Maruf, ia merasa jauh lebih muda.

"Saya bilang, 'kalau begitu, saya masih muda'," katanya disambut tawa.

Dalam sambutannya, Maruf mengatakan telah memiliki pengalaman di jajaran legislatif.

Ia menjabat sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada 1971-1973 dan Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa pada 1999-2004.

"Wantimpres zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dua periode. Jadi saya lumayan juga. Banyak pengalaman. Saya tidak menyangka dipilih jadi cawapres," ujar Maruf.

Sebelum menjadi bakal calon wakil presiden, ucap Maruf, dirinya telah memasuki dunia kultural dengan mengenyam jabatan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Ketua Majelis Ulama Indonesia.

"Saya akan berhijrah di dunia struktural kalau terpilih jadi wakil presiden," tutur Maruf.

Jika terpilih, ucap Maruf, ia ingin membantu bakal calon presiden Joko Widodo untuk menuntaskan apa yang sudah dilakukan.

Terutama untuk membuat Indonesia lebih sejahtera.

"Membantu pak Jokowi untuk Indonesia lebih sejahtera," kata Maruf.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini