News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gempa di Sulteng

BNPB: 1424 Orang Meninggal Akibat Gempa dan Tsunami Sulteng

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga melihat kantung mayat yang terjejer di Rumah Sakit Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Korban jiwa sementara akibat gempa bumi dan gelombang tsunami yang menerjang Palu hingga 420 korban jiwa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki hari ke-6 penanganan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal akibat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 1424 orang.

Data tersebut disampaikan BNPB pada Kamis, (410/2018), pukul 13.00 WIB‎.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, ‎1.424 orang meninggal dunia kebanyakan ditemukan di wilayah Kota Palu, sebagian Donggala, Sigi, dan Parigi Mountong.

"Hingga siang ini kami mencatat sebanyak 1424 meninggal dunia, ditemukan dibeberapa lokasi," ujar Sutopo di kantornya, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Sementara untuk korban luka berat sebanyak 2.549 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit, termasuk rumah sakit di luar kota Palu.

"Rinciannya Pantoloan Induk 29 orang, Donggala 31 orang, Palu 4 orang, Pasar Wani 7 orang, jalan Kijang 11 orang, Jalan Roja Moici 4 orang, jalan Muh Hatta 25 orang, Patung Kuda 1 orang, kampung Nelayan 1 orang, dan korban tertimbun 152 orang," ujarnya.

Sedangkan untuk rumah rusak akibat gempa bumi dan tsunami sebanyak 66.381 unit, dengan klasifikasi rusak berat, sedang, dan ringan.

Hingga saat ini BNPB mencatat sebanyak 1407 jenasah telah dimakamkan.

"Para korban banyak di makamkan di pemakaman TPU Peboya Indah," ujar Sutopo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini