News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Peluru Nyasar

Banyak Dugaan Peluru Nyasar Dilakukan oleh Sniper, Ini Kata Mabes Polri

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian telah berhasil mengungkap pelaku penembakan peluru nyasar di Gedung DPR. Namun demikian, masih banyak beredar dugaan bahwa pelaku penembakan dilakukan oleh sniper.

Menanggapi hal itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan Korps Bhayangkara tidak bekerja berdasarkan asumsi semata.

Menurutnya, petugas kepolisian bekerja dengan melihat fakta yang ditemukan dilapangan, serta melihat hasil kajian laboratorium forensik (lapfor).

"Kita tidak bekerja berdasarkan asumsi. Polisi bekerja berdasarkan fakta yang ditemukan di TKP. Dan dari hasil kajian labfor," ujar Dedi, di Hotel Amarosso Cosmo, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).

Karena itulah, jenderal bintang satu ini enggan menanggapi isu itu terlalu jauh. Baginya, polisi tidak bekerja dengan berandai-andai, namun berdasarkan fakta, olah TKP, riksa saksi dan tersangka.

Baca: Fayakhun Ungkap Kejengkelannya Terhadap Ali Fahmi

Selain itu, ia menjelaskan pistol jenis Glock yang digunakan pelaku memiliki jarak jangkauan yang cukup jauh.

Sehingga memang patut diduga yang terjadi kemarin di Gedung DPR adalah peluru nyasar dari lapangan tembak Senayan.

"Senpinya kemarin dijelaskan jenis Glock. Dan itu daya ledak dan jangkaunya memang cukup jauh," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini