News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Kata Ma'ruf Amin, Yusril Sudah Tidak Sejalan Lagi dengan HTI

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yusril Ihza Mahendra

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengapresiasi Yusril Izha Mahendra yang resmi menjadi pengacara pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Ma'ruf menyebut, bergabungnya Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan itu untuk menjadi pengacaranya
semakin memperkuat paslon 01 untuk menang.

"Dengan bergabungnya Yusril tentu kita akan menambah kuat dan menambah besar dukungan apalagi dia bersedia sebagai lawyer dari pada capres Jokowi dan cawapres saya," kata Ma'ruf Amin di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018).

Jauh sebelum kesedian itu, Ma'ruf mengaku pernah bertemu dengan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu, secara langsung.

Baca: Rekam Jejak Seorang Yusril: Bela Prabowo, Aburizal, HTI Hingga Jadi Pengacara Jokowi - Maruf

Yusril, kata Ma'ruf, telah menyampaikan keinginannya bergabung sebagai pengacara.

"Alhamdulillah memang sudah lama pernah bertemu saya bahwa dia akan bergabung," ungkapnya.

Lebih jauh, Ma'ruf tak mempermasalahkan terkait rekam jejak Yusril yang pernah menjadi kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Menurutnya, kesedian Yusril menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019, menunjukan Yusril telah tidak sejalan dengan ormas yang resmi dibubarkan pemerintah itu.

"Artinya dia berarti sudah tidak sejalan lagi dengan mereka (HTI)," jelas Ma'ruf.

Diketahui, Yusril menjadi kuasa hukum HTI saat melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada 18 Juli 2017.

Gugatan tersebut terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas yang menjadi dasar untuk membubarkan HTI karena organisasi itu dianggap ingin mengubah Pancasila.

 
Attachments area
 
Gmail virus scanners are temporarily unavailable 
– The attached files haven't been scanned for viruses. Download these files at your own risk.
 
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini