News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Soal Usul Gaji Guru Naik hingga Rp 20 Juta, Prabowo: Uangnya Darimana Gitu Lho!

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyoroti perihal masih rendahnya rasio pajak (tax ratio) Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tak mau mengumbar janji soal gaji guru.

Sebelumnya, salah seorang Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sara mengusulkan gaji guru naik hingga Rp 20 juta.

Prabowo mempertanyakan sumber uang jika kenaikan gaji tersebut benar-benar terlaksana.

Padahal, ia menuturkan, Indonesia berutang sebesar Rp 1 triliun per hari.

"Kenaikan ini, kenaikan itu, uangnya darimana gituloh. Kita utang terus, tiap hari utang kita Rp 1 triliun," ujarnya saat ditemui di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Baca: Jelang Pemilu, Guru Besar Ilmu Politik Khawatirkan Distribusi Surat Suara

Maka dari itu, ia tidak mau mengumbar janji-janji saat kampanye.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menuturkan ia tidak ingin berbohong kepada rakyat.

"Jadi kalau saya omong janji ini, janji itu, kan saya bohong kepada rakyat," terangnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa gaji guru menjadi salah satu yang jadi perhatian tim Prabowo-Sandi.

Ia menjelaskan bahwa gaji guru di Indonesia sangat rendah.

"Saya menemukan guru bergaji satu bulan Rp 200 ribu, guru honorer di daerah pun tidak tiap bulan dibayar. Kadang dua bulan sekali dan tiga bulan sekali," terang dia.

Maka dari itu, ia tidak mau mengumbar janji-janji saat kampanye. Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menuturkan ia tidak ingin berbohong kepada rakyat.

"Jadi kalau saya omong janji ini, janji itu, kan saya bohong kepada rakyat," terangnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa gaji guru menjadi salah satu yang jadi perhatian tim Prabowo-Sandi.

Ia menjelaskan bahwa gaji guru di Indonesia sangat rendah.

"Saya menemukan guru bergaji satu bulan Rp 200 ribu, guru honorer di daerah pun tidak tiap bulan dibayar. Kadang dua bulan sekali dan tiga bulan sekali," terang dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Enggan Janji soal Kenaikan Gaji Guru"
Penulis : Devina Halim

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini