TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kabar mengejutkan datang dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tersebut mengakui dicoret sebagai panelis debat capres pertama.
Koordinator ICW Adnan Topan Husodo menyatakan rasa keterkejutannya, karena sebelumnya ICW direncanakan menjadi salah satu panelis depat capres-cawapres.
"ICW dicoret dari panelis debat pertama capres, padahal besok adalah rapat pertama panelis. Alasan KPU, keputusan mendadak ini kesepakatan tim paslon 1 dan paslon 2," tulis Adnan, Jumat (4/1/2018) malam.
Baca: BREAKING NEWS: Hari Ini Harga BBM Pertamina Turun, Berikut Rinciannya
Menurutnya, keputusan tersebut mengejutkan karena mendadak, namun ia memahami hal tersebut.
"Politik itu sangatlah dinamis. Kami tak perlu menduga apapun, yg pasti ketika KPU meminta kami ambil bagian dalam proses demokratisasi ini, kami sangat terbuka terlibat, jika pun tidak, kami tetap memiliki peran yg sama tanpa diminta oleh siapapun," ujarnya.
Sebelumnya KPU menyatakan ada delapan panelis untuk debat perdana capres-cawapres, akan tetapi ternyata ICW tidak dimasukkan.
Mereka akan menyusun pertanyaan untuk capres-cawapres, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Delapan orang tersebut adalah, Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof. Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Adnan Topan Husodo (Koordinator Indonesia Corruption Watch), Bambang Widjojanto (Mantan Wakil Ketua KPK), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara) dan Unsur Pimpinan KPK.