News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

DPR RI Akan Gelar Fit and Proper Test Calon Hakim Konstitusi

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam pidato rapat paripurna DPR RI pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018-2019, di Ruang Paripurna Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) akan melakukan proses uji kelayakan dan kepatutan atau  fit and proper test hakim konstitusi pengganti Wahiddudin Adams dan Aswanto yang akan segera berakhir masa jabatannya.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam pidato rapat paripurna DPR RI pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018-2019, Senin (7/1/2019).

"Untuk bidang pengawasan, DPR akan melakukan proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap Calon Hakim Konstitusi pengganti Dr. Wahiduddin Adams dan Prof Dr Aswanto, S.H M.Si, DFM yang akan segera berakhir masa jabatannya," ujar Bamsoet, sapaan akrabnya di Ruang Rapat Paripurna DPR, Senayan, Jakarta.

Kedua Hakim Konstitusi tersebut mewakili unsur DPR di Mahkamah Konstitusi (MK).

Oleh karena itu, Bamsoet meminta proses uji kelayakan dilakukan lebih cepat.

Namun, Bamsoet tak menyebutkan nama-nama calon pengganti Hakim Konstitusi yang akan diuji.

"Keduanya merupakan unsur hakim yang mewakili DPR di Mahkamah Konstitusi, karena itu diharapkan prosesnya dapat dilakukan dengan lebih cepat," kata Bamsoet.

Baca: Eddy Sindoro Pernah Perintahkan Staf Buat Memo kepada Mantan Sekretaris MA

Lebih lanjut, Legislator Partai Golkar mengatakan bahwa DPR juga akan memberi pertimbangan terhadap Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh dari negara-negara sahabat.

Hal itu disebutnya menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan persahabatan Indonesia dengan negara-negara lain.

"DPR juga akan memberi pertimbangan terhadap Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh dari Negara-Negara Sahabat sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan persahabatan Indonesia dengan negara-negara lain," ucap Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini