News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2019

Survei LSI: 9 Parpol Terancam Gagal Masuk Parlemen

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan ada 9 partai yang terancam gagal masuk parlemen karena memiliki elektabilitas di bawah 4 persen. Terdiri dari partai baru dan partai lama.

Partai yang terancam itu yakni, Perindo 3,6 persen; PPP 3,5 persen; PAN 1,5 persen; Hanura 0,5 persen; PSI 0,4 persen; partai Garuda 0,3 persen; partai Berkarya 0,1 persen; Partai Bulan Bintang 0,0 persen; dan PKPI 0,0 persen.

Hal itu terlihat dari hasil survei LSI yang dilakukan pada rentang waktu 18-25 Januari 2019 di 34 provinsi dengan 1.200 responden.

Sementara itu, hanya ada 7 partai yang diperkirakan bisa lolos. Semuanya diisi oleh partai lama atau partai yang sudah pernah mengikuti kontestasi pemilu.

Baca: Cetak Santripreneur, Kopi Abah Gelar Pelatihan Barista Bagi Para Santri

Peneliti LSI, Rully Akbar mengatakan, untuk posisi teratas masih diisi oleh partai yang sama dari survei-survei sebelumnya.

PDIP masih menjadi raja, disusul oleh Gerindra dan Golkar.

"Jika pemilu dilaksanakan hari ini, maka yang akan menjadi juara Pileg adalah PDIP dengan suara 23,7 persen. Di runner up ada Gerindra dengan 14,6 persen dan posisi ketiga Golkar dengan 11,3 persen," kata Rully di kantor LSI Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (20/2/2019).

Selain itu, empat partai lain yang diperkirakan lolos yaitu, PKB 8,2 persen; partai Demokrat 5,4 persen; NasDem 4,5 persen; dan PKS 4,0 persen.

"Masih ada yang menyatakan tidak tahu, tidak menjawab atau belum memutuskan di angka 18,4 persen," jelas Rully.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling ditambah wawancara tatap muka. Margin of error survei di angka 2,8 persen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini