News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bahas Harga Bahan Pokok, Jokowi: Jangan Pas Naik Diteriakin, Pas Turun Diam

Editor: Astini Mega Sari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) melakukan kampanye terbuka dan Apel Akbar Kesetiaan Buruh Tegak Lurus untuk Jokowi di Bale Rame Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019). Pasangan Jokowi-Ma?ruf Amin menargetkan perolehan suara di Jawa Barat sebesar 60 persen. Tribun Jabar/Gani Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM - Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan terkait adanya keluhan dari masyarakat soal harga bahan pokok yang naik.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Dialog Spesial Bersama Joko Widodo di Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne, Kamis (11/4/2019).

• Pembawa Acara Tertawa Dengar Tanggapan Jokowi terkait Adanya Sejumlah Kritik untuk Pemerintahannya

• TKD Yakin Jokowi-Maruf Bakal Mendulang Suara di Sumut: Kami Optimis Menang di Angka 65 Persen

Awalnya, pembawa acara menyebutkan ada orang-orang di daerah yang mengeluhkan soal harga bahan pokok yang naik.

"Harga sembako naik, harga telur naik, ada yang menjadi kebutuhan mereka itu naik. Ini bagaimana Pak menjawabnya? Katanya ekonomi kita sudah lumayan bagus progresnya?" tanya pembawa acara.

Menanggapi itu, Jokowi lantas meminta masyarakat untuk jangan sampai lupa bersyukur.

"Jangan sampai lupa bersyukur. Kalau dibandingkan dengan negara-negara lain, dengan kesulitan ekonomi dunia, dengan turunnya pertumbuhan ekonomi dunia, growth yang selalu turun dan belum berada pada posisi normal, kita ini wajib bersyukur karena masih bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi kita di atas 5 persen," imbuhnya.

"Dan kalau tanya mengenai harga-harga, pegangannya kalau saya, ya inflasi," terang Jokowi.

• 4.953 Personel Polisi Bakal Dikerahkan saat Kampanye Akbar Jokowi-Maruf

• Lembaga Riset Digitroops Sebut di Medsos Hoaks soal Jokowi Ternyata Jauh Lebih Banyak, Apa Saja?

Jokowi memaparkan, inflasi di Indonesia sebelumnya adalah 8-9 persen.

Sementara sekarang angka inflasi Indonesia berada di angka 3-3,5 persen.

"Artinya harga-harga itu terkendali. Kalau ada harga telur naik, ya biasalah. Satu-dua barang naik ya biasa, tapi nanti juga turun lagi," ungkap Jokowi.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini