News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2019

Begini Pola Pengamanan TPS dengan Masing-masing Kategori di Pemilu 2019

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polri Beberkan Wilayah Sangat Rawan Konflik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri telah menyiapkan pola-pola pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS) dengan berbagai kategori pada Pemilu 2019 mendatang.

Adapun TPS itu dibagi menjadi 3 kategori, antara lain kurang rawan, rawan, dan sangat rawan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan di TPS kategori kurang rawan pihaknya memakai pola 2-4-6, dimana 2 anggota kepolisian menjaga 4 TPS bersama 6 anggota Linmas.

Lain halnya dengan TPS berkategori rawan, pola yang diterapkan adalah 4-2-8. Sementara pada kategori sangat rawan, Korps Bhayangkara menggunakan pola 6-2-8.

"Kurang rawan 2-4-6, dua anggota Polri 4 TPS dan 6 Linmas. (Rawan) 4-2-8, empat anggota Polri 2 TPS dan 8 anggota Linmas, kemudian (pola) 6-2-8 (pada kategori) sangat rawan," ujar Dedi, di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Dalam pengamanan Pemilu 2019 ini, Dedi mengatakan pihaknya menerjunkan personel sebanyak 271.880 orang.

Tak sendirian, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan Polri turut dibantu 68.854 anggota TNI dan 1,6 juta anggota Linmas.

Baca: Polri Beberkan Wilayah Sangat Rawan Konflik: Maluku Utara, Papua Barat, DIY hingga Jakarta

Lebih lanjut, ia juga mengungkap sejumlah provinsi atau wilayah yang dikategorikan sangat rawan konflik. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Jakarta masuk dalam kategori tersebut.

"(Kategori sangat rawan, - red) Secara provinsi itu Maluku Utara, Papua Barat, Papua, NTT, Sulawesi Tengah, Aceh, termasuk DIY serta Jakarta," tutur Dedi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini