News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jelang Pembacaan Putusan, Karen Agustiawan Pasrah

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen G Agustiawan (tengah) saat mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/1/2019). Dalam sidang tersebut Karen G Agustiawan disangka oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terlibat dalam kasus dugaan korupsi investasi perusahaan di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia Tahun 2009. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjadwalkan sidang beragenda pembacaan putusan atas nama terdakwa, mantan Direktur Utama Pertamina (persero), Karen Agustiawan.

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Senin (10/5/2019) siang.

Jelang persidangan dimulai, Karen Agustiawan mengaku sudah menyerahkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dia pasrah menerima hasil persidangan.

"I dont know what I need to hope for. Saya hanya rely sama yang di atas saja," kata Karen, ditemui sebelum persidangan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Senin (10/5/2019) siang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Agung menuntut Karen pidana penjara selama 15 tahun dan uang pengganti Rp 284 miliar.

Baca: Upaya Tuntutan Terhadap Karen Agustiawan Dinilai Tidak Tepat

Tuntutan dijatuhkan, karena Karen Agustiawan dinilai terbukti mengabaikan prosedur investasi di Pertamina dalam "participating interest" (PI) atas blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009.

Dia mengaku akan berkomunikasi dengan tim penasihat hukum untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap putusan hakim yang dijatuhkan.

"Saya nanti harus diskusi sama penasihat hukum dulu, soalnya saya belum tahu. Ini bukan seorang Karen Agustiawan, ini ujungnya Pertamina dan ujungnya lebih besar lagi ke BUMN dan ujungnya lebih besar lagi investasi untuk Indonesia," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini