News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Saut Situmorang Yakin KPK Akan Diisi Orang-orang Berintegritas

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meyakini pimpinan lembaga antirasuah akan diisi orang yang berintegritas. Pimpinan yang tak memiliki integritas disebutnya tak bakal bertahan lama.

"Jadi orang-orang di KPK yang integritasnya terganggu, ya nggak akan lama, percaya deh. Dia nggak bisa bertahan lama," ujar Saut, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jl. HR Rasuna Said Kav C1, Jakarta Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Ia menjelaskan ada budaya kritis yang dibiarkan berkembang dan dipelihara sebagai antibodi oleh para pegawai KPK.

Baca: Seabad Muallimin, Ketua KPSN Serahkan Bantuan 100 Bola

Baca: Top Scorer Real Madrid Tolak Kedatangan Neymar

Baca: VIDEO Aksi Perampokan Toko Emas di Magetan, Pelaku Diringkus Warga, Densus 88 Lakukan Penggeledahan

Sehingga, kata dia, pimpinan KPK sengaja membiarkan pegawainya memberikan kritik dan saran.

"Kalian lihat sendiri, kita konferensi pers pakai batik lengan pendek saja dikritik habis oleh pegawai. Pegawai KPK itu kita minta seperti itu sampai kiamat. Pimpinannya dikritik sama dia, di-challenge sama dia, dan itu perintah UU. Itulah integritas di KPK," ungkapnya.

Oleh karenanya, Saut meyakini pimpinan KPK selanjutnya akan memiliki integritas. Bila tidak pun, para pimpinan tersebut akan dikritik oleh pegawai.

Lebih lanjut, pria berusia 60 tahun itu mengaku sudah tidak berniat melanjutkan kepemimpinan di lembaga antirasuah. Namun dirinya tetap akan memperhatikan serta mengkritik KPK.

"Kalau saya tetap yakin (KPK dipimpin orang-orang baik), makanya saya nggak di KPK lagi biar saya bisa bebas ngomong kan. Jadi saya nggak kena sanksi etik kalau saya ngomong ya nggak. Jadi kita akan perhatikan KPK, kira-kira gitu ya," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini