News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemindahan Ibu Kota Negara

Waketum Gerindra Benarkan Prabowo Miliki Lahan di Kaltim

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menyambangi Redaksi Kompas Grup di, Menara Kompas, Jakarta, Senin (12/8/2019). Edhy Prabowo berbincang mengenai situasi politik terkini pasca Pilpres 2019. TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo membenarkan Prabowo Subianto memiliki lahan di Kalimantan Timur yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ibu kota baru.

Sebelumnya adanya lahan milik Prabowo di Kaltim diungkapkan Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, dalam laman pribadinya di disway.id‎.

"Memang kita punya lahan, apa gara-gara ada lahan itu jadi salah kan engga juga. nanti kalau bangun di tempat lain ada tanah kita lagi kan biasa saja," kata Edhy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (27/8/2019).

Edhy mengatakan bahwa penetapan ibu kota baru di Kaltim tidak ada kaitannya dengan adanya lahan Prabowo di wilayah tersebut.

Baca: Respon Gisella Anastasia Mama Gempita Mendengar Gading Marten Dikabarkan Dekat Dokter Citra Juvita

Menurut Edhy lahan itu telah miliki Prabowo sebelum penetapan ibu kota baru.

"Saya pikir kan kita tidak akan pernah menanggapi itu karena lahan itu sudah ada sebelum ada rencana pemindahan ibu kota," katanya.

Lagi pula menurut Edhy pihaknya selama ini mengusulkan agar ibu kota tidak dipindahkan ke Kaltim tepatnya di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, melainkan ke Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Tidak ada keinginan dari Gerindra memindahkan ibu kota ke Kaltim.

Baca: Antam Novambar Janji Hajar Jika Ada Polri yang Terlibat Korupsi

"Kami sampaikan, kami sendiri itu mengusulkan bukan di Kaltim, di Jonggol Kenapa harus ke Kaltim kalau di Jonggol bisa itu saran kami. Ya memang saya sudah lihat ada polemik tentang lahan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini