Warga Demak Heboh oleh Kemunculan Sumur Tiban yang Mendadak Keluarkan Air di Musim Kemarau

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sumur tiban di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Kamis (17/10/2019).
Sumur tiban di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Kamis (17/10/2019).

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Di tengah musim kemarau panjang, warga desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, dikejutkan dengan adanya sumur tiban di area rumah warga bernama Ahmad Kholik (65).

Sumur tiban adalah sumur yang tiba-tiba muncul tanpa ada yang membuat.

Warga RT 5, RW 1 Desa Karangtowo, Kholik mengatakan, awalnya ia melihat tanah yang lembab di antara tanaman beryodium dan lidah buaya pada Rabu (16/10/2019) pagi, sekira pukul 08.00 WIB.

Kemudian ia berusaha menginjak-nginjaknya namun terasa tanahnya ambles.

"Lalu saya mengambil linggis dan menggalinya. Namun saat menggali terasa berat, dan hanya dengan kedalaman satu kilan (satu jengkal) mengeluarkan air dan tak habis diambil selama dua hari ini," terangnya, Kamis (17/10/2019).

Baca: Keluarga Janda di Sragen Hajatan Nikahkan Anaknya, Tak Ada Tetangga yang Datang Hanya Gara-gara Ini

Lokasi sumur tiban tersebut, di samping rumah anak Kholik yang berada persis di depan rumahnya.

Baca: Modus Pura-pura Memijat, Guru Silat Cabuli 5 Siswanya Saat Dampingi Pertandingan Olimpiade

Kemudian air tersebut ia gunakan menyirami perkebunannya, dan ternyata tak kunjung habis.

Air tersebut juga memiliki ketinggian yang sama dan tak meluber.

Baca: Terjadi di Surabaya, Suami Bakar Istri dengan Pertalite 1,5 Liter karena Sering Minta Cerai

"Sar sor, gak entek-entek (tidak habis-habis). Heran saya setelah diambil airnya tidak habis dan tidak meluber. Ketinggian airnya sama," jelasnya.

Sumur tiban di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Kamis (17/10/2019), gegerkan warga. (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Ia bercerita, awalnya warga sekitar mengira air tersebut berasal dari pipa PDAM yang bocor.

Namun setelah ditelusuri tidak ada saluran pipa di area tersebut.

Kholik menjelaskan, warga RT tersebut menggunakan air artetis untuk kebutuhan sehari-hari.

Kemudian warga Desa Karangtowo dan sekitarnya berdatangan secara bergantian selama dua hari terakhir.

Warga mengambil air sumur tiban di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Kamis (17/10/2019) (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Diminum untuk obat

Seperti halnya warga Desa Gebyok, Kecamatan Karangtengah, Supardi (72).

Ia datang seorang diri mengenakan busana muslim lengkap dan ikut mengambil air dari sumur tiban tersebut, sekira satu botol minuman ukuran sedang, dan meminumnya.

Supardi berharap, dengan meminum air dari sumur tiban itu penyakit yang ia derita segera sembuh.

"Rasanya hampir sama laiknya air biasa. Saya meminumnya berharap kedua kaki saya yang kaku ini bisa menjadi lebih baik," terangnya.

Abdul Kholik bercerita, orang yang berdatangan di sumur tersebut beragam. Ada yang mengambilnya dengan botol minuman, ember, hingga jerigen.

Warga memanfaatkan air sumur tiban di Desa Karangtowo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Kamis (17/10/2019), untuk cuci muka dan lainnya.   (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Ada juga ibu-ibu, lanjutnya, yang datang dan membasuh muka dan kedua kakinya dan berharap rasa capai segera hilang dan dijauhkan segala penyakit.

Atas kejadian tersebut, Camat dan Kapolsek Karangtengah juga datang di lokasi sumur tiban tersebut. (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Sumur Tiban Gegerkan Warga Karangtengah Demak, Kedalaman Sumber Air hanya Sejengkal, https://jateng.tribunnews.com/2019/10/17/sumur-tiban-gegerkan-warga-karangtengah-demak-kedalaman-sumber-air-hanya-sejengkal?page=2.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini