News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Surya Paloh Jawab Teriakan 'Oposisi' Kader NasDem: Bodoh Sekali!

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (keempat kiri) bersama sejumlah Pengurus Partai Nasdem memukul alu saat Kongres II dan Hut ke-8 Partai Nasdem di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai Nasdem tersebut mengambil tema 'Restorasi Untuk Indonesia Maju'. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menanggapi soal teriakan sejumlah kader yang menyerukan kata oposisi.

Diketahui, teriakan itu terdengar saat Surya Paloh sedang berpidato dalam acara Kongres II Partai NasDem di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019).

Menurut Surya, meninggalkan koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan tindakan bodoh.

"Mereka barangkali itu kemurnian yang ada di otak pikiran mereka. Walaupun nanti kita bilang, ngapain oposisi? Bodoh sekali," kata Surya Paloh usai menghadiri Kongres II NasDem.

Baca: Teriakan Oposisi Terdengar Saat Surya Paloh Singgung Kesetiaan Dengan Pemerintahan Jokowi

Baca: Teriakan Oposisi Terdengar Saat Surya Paloh Singgung Kesetiaan Dengan Pemerintahan Jokowi

Baca: Surya Paloh: Kalau NasDem Hanya Memikirkan Kepentingan Koalisi Jokowi, Itu Pikiran Cetek!

Diberitakan sebelumnya, peserta Kongres II Partai NasDem secara spontan berteriak 'oposisi' saat Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyinggung soal soliditas partai terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mulanya, dalam sambutan pembukaan Kongres II NasDem, Surya Paloh berbicara kesetiaan partai tehadap Presiden Jokowi.

Surya menyebut, jika Presiden Jokowi mendapat ujian berat saat memimpin pemerintahan, jangan-jangan hanya NasDem yang masih setia bertahan.

"Kalau kita mau peroleh kursi tinggi lagi maka diperlukan konsistensi ucapan dan perbuatan, diperlukan komitmen kesetiaan yang mengikat bukan hanya janji sembarang janji, bukan hanya ucapan lips service menyatakan aku lah yang paling setia mendampingi bapak presiden," kata Surya Paloh.

"Karena apa? Karena ketika nanti ada ujian berat dihadapin oleh sang presiden, jangan-jangan hanya tinggal NasDem yang bersama presiden," tambahnya yang langsung disambut tepuk tangan dan teriakan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah kader terlihat berdiri dan teriakan 'hidup' dan 'merdeka'.

Tak hanya itu, beberapa orang juga berteriak meminta NasDem menjadi oposisi dari pemerintahan Jokowi.

"Oposisi. Oposisi. Oposisi," ucap beberapa peserta kongres II NasDem.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini