Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Buntut Bom di Medan, Menteri Budi Karya Inginkan Proses Rekrutmen Ojek Online Harus Diperketat

Menteri Perhubungan dua periode ini mengakui memang saat ini, proses rekrutmen mitra ojek online cukup mudah

Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Buntut Bom di Medan, Menteri Budi Karya Inginkan Proses Rekrutmen Ojek Online Harus Diperketat
Grup WA Jurnalis
Sosok Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan Terekam CCTV, Pakai Jaket Ojol dan Bawa Ransel. Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut, pihak aplikator perlu memperketat rekrutmen mitra ojek online.

Ini terkait dengan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara yang menggunakan atribut ojek online.

"Kita adakan diskusi dengan aplikator. Kita cari jalan keluar bagaimana pengaturan itu," kata Budi Karya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Menteri Perhubungan dua periode ini mengakui memang saat ini, proses rekrutmen mitra ojek online cukup mudah. Dia menyebut, di zaman sekarang, kemudahan memang dibutuhkan.

Baca: Istri Pelaku Bom Bunuh Diri Medan Susun Rencana Teror Bali Bersama Terpidana Kasus Terorisme

Tapi di sisi lain, dengan adanya kejadian aksi bom bunuh diri, aplikator harus mulai merapikan sistem rekrutmen mitra ojek online. Hal ini semata-mata untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

"Kita dalam iklim seperti ini memang enggak boleh susah-susah. Sudah benar (proses rekrutmen), tapi kedepan terstruktur harus lebih baik," papar dia.

Diketahui Bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan. Pelaku menyusup mengenakan jaket ojek daring.

Dia menembus gerbang saat warga ramai mendatangi Polrestabes Medan untuk mengurus SKCK yang dibutuhkan dalam mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Aksi bom bunih diri pelaku mengakibatkan enam orang luka. Mereka yakni empat polisi, satu pegawai harian lepas, dan satu masyarakat. Sedangkan pelaku tewas di tempat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas