News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

‎Buya Syafii: Dewan Pengawas Belum Tentu Mengebiri KPK

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ?Buya Syafii Maarif

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Buya Syafii Maarif berpesan KPK jangan dikebiri.

"Yang terpenting asalkan KPK ini jangan dikebiri," katanya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Mengenai posisi Dewan Pengawas KPK, Buya Syafii meminta semua pihak tidak lantas berkesan negatif.

Menurutnya belum tentu posisi Dewan Pengawas mengebiri kewenangan KPK.

Baca: MA Pangkas Hukuman Koruptor dari Penegak Hukum, KPK Bicara Kemerosotan IPK

Baca: Kapolri dan Jaksa Agung Sudah Setor LHKPN, KPK Tunggu 6 Menteri

Pengawasan yang bakal dikerjakan lima anggota Dewan Pengawas dipandang sebagai hal yang biasa.

"Belum tentu juga Dewan Pengawas mengebiri. Tergantung niat masing-masing, kalau niatnya itu untuk korupsi tetap saja. Pasti itu melawan Pancasila, berhianat pada bangsa," tuturnya.

"Tapi kalau hanya sekedar mengawasi beberapa kesalahan, kelemahan KPK saya kita itu tidak ada masalah," tambahnya lagi.

Untuk diketahui Presiden Jokowi punya waktu sekitar dua minggu lagi untuk memilih lima anggota Dewan Pengawas KPK.

Sayangnya hingga kini proses seleksi Dewan Pengawas KPK belum final karena banyaknya masukan dari masyarakat yang ditampung di Sekretariat Negara (Setneg).

Padahal diketahui pelantikan Dewan Pengawas dilakukan bersamaan dengan pelantikan Ketua dan Wakil Ketua ‎KPK periode 2019-2023.‎

Menurut informasi, pelantikan bakal digelar pada 20 Desember 2019 nanti. ‎Sejumlah nama sempat santer dikabarkan bakal menjadi Dewan Pengawas KPK seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Buya Syafii hingga Antasari Azhar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini