Perketat Izin Pembentukan Anak Perusahaan
Erick Thohir dalam rapat tersebut mengungkapkan akan mempeketat izin pembentukan anak perusahaan maupun cucu perusahaan BUMN.
Dilansir melalui YouTube Kompas TV, Selasa (3/12/2019), Erick Thohir menjelaskan akan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) tentang pembentukan anak perusahaan dan cucu perusahaan BUMN.
Menurutnya, untuk membentuk anak atau cucu perusahaan baru harus disertai dengan alasan konkrit.
Apabila alasan yang diajukan dalam pembentukan anak atau cucu perusahaan baru tersebut tidak jelas, maka akan diberhentikan oleh Erick Thohir.
"Karena itu izin kita juga akan mengeluarkan Permen yang tidak lain pembentukan anak perusahaan atau pun cucu-cucu perusahaan itu harus ada alasannya," terang Erick Thohir.
"Saya tidak akan menyetop mereka membuka anak perusahaan, tetapi kalau alasannya tidak jelas baru saya stop," tambahnya.
Erick Thohir menambahkan, ia tidak ingin perusahaan di BUMN yang masih sehat akan digerogoti oleh oknum yang membuat perusahaan menjadi tidak sehat.
Ia pun memberikan contoh BUMN Krakatau Steel yang memiliki utang hampir Rp 40 triliun.
Sementara Krakatau Steel memiliki 60 anak perusahaan.
Sehingga Erick Thohir menegaskan harus mengeluarkan Permen secepatnya, meskipun harus mendapatkan persetujuan dari kementerian yang lain.
"Karena saya tidak mau juga perusahaan-perusahaan BUMN yang notabene masih sehat ke depannya justru tergerogoti oleh oknum."
"Oknum yang sengaja menggerogoti daripada perusahaan yang sehat-sehat itu. Contoh saja di Krakatau Steel, dengan utang hampir 40 triliun."
"Krakatau Steel punya anak perusahaan yang berjumlah 60."