News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Mendagri Minta APBD Segera Dibelanjakan Untuk Hadapi Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian

Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri dalam negeri (Mendagri), Tito Karnavian di Bogor, Senin (2/3/2020).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan penyebaran virus corona (COVID-19) telah berdampak terhadap perekonomian sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia.

“Masalah baru yang memicu dan menekan ekonomi yaitu adanya wabah corona yang bermula di Tiongkok, sehingga menyebabkan dampak ekonomi di lebih dari 50 negara di dunia,” ujar Tito Karnavian di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/3/2020).

Dalam Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Tito Karnavian menjelaskan dampak ekonomi dari penyebaran virus corona begitu kuat.

Baca: Imbau Warga Tidak Panik, Terawan Ajak Masyarakat Isthigosah Hadapi Virus Corona

Akibat penyebaran virus tersebut banyak pabrik yang ditutup untuk keselamatan para pekerjanya.

Hal tersebut tentunya akan mempengaruhi kegiatan ekspor-impor Tiongkok.

"Kalau pabrik-pabrik di Tiongkok sana tutup karena masyarakat tidak berani untuk bekerja, sebagai salah satu raksasa ekonomi di dunia, maka kebutuhan impor dia untuk barang-barang produksi ekspornya menjadi berkurang," kata Tito Karnavian.

Indonesia sebagai partner dagang Tiongkok juga akan merasakan dampaknya.

Baca: Sambangi RSPI Sulianti Saroso, Terawan Cek Keberadaan 2 Pasien Virus Corona

Satu di antaranya komoditas yang diimpor dari Tiongkok untuk menjadi bahan-bahan pabrik di Indonesia, seperti tekstil yang menjadi komoditas di Jawa Barat.

“Katakan lah tekstile. Tekstile enggak ada, produksi dalam negeri kurang, maka pabrik tekstile, garmen di Jawa Barat akan terdampak. Produksi menurun. Begitu produksi menurun, biaya untuk membiayai cost operasional kurang, pengangguran akan terjadi. Kalau sudah begitu akan ada gejolak sosial,” ujar Tito.

Banyak dampak yang ditimbulkan akibat mewabahnya virus corona di Tiongkok.

Sektor pariwisata Indonesia pun bisa terdampak karena kebanyakan wisatawan asing yang datang ke Indonesia berasal dari Tiongkok.

Baca: Kena Flu, Dul Jaelani Sempat Khawatir Terjangkit Virus Corona

Menurut Tito, karena virus corona, terjadi stagnasi dalam mobilitas masyarakat untuk berwisata terutama wisata keluar negeri.

“Dampak wisata terutama. Dari Manado itu 200 ribu dari Tiongkok, Bali 1,2 juta dari Tiongkok. Jawa Barat saya lihat paling banyak dari Malaysia. Kemudian Kepulauan Riau juga dari Tiongkok,” kata Mendagri.

Karena itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diharapkan segera dibelanjakan untuk memperkuat ekonomi.

Hal tersebut diungkapkannya sebagaimana arahan Presiden Jokowi.

“Untuk itulah, perintah dari Bapak Presiden agar memperkuat daya tahan ekonomi kita. Apa yang ada pada kita, uang yang ada pada kita harus segera beredar di masyarakat,” ujar Tito.

“APBD kabupaten/kota segera dibelanjakan supaya uang beredar di masyarakat,” tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini