News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Suspect Corona Bandung Kontak dengan Pasien Corona Depok

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung. Tribun Jabar/Gani Kurniawan

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan wabah virus corona, Achmad Yurianto mengatakan bahwa saat ini terdapat 11 orang yang diduga terinfeksi virus corona (Suspect).

Ke 11 orang tersebut diantaranya lima orang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso (RSPI), Satu orang di Rumah Sakit Persahabatan yang merupakan ABK Diamond Princess,  Satu orang di Bandung, dan 4 orang di wilayah lainnnya.

Yurianto tidak mau membeberkan wilayah empat orang Suspect Corona lainnya. Yang pasti menurutnya empat orang tersebut tidak terkait dengan mereka yang sudah positif Corona.

Baca: Jangan Panik Namun Waspada, Angka Kesembuhan Virus Corona Tinggi Capai 57 Ribu Orang

"Kan ada yang sendiri-sendiri, yang datang sendiri kan ada. Dimana mana (lokasinya), Indonesia pastinya," kata Yuri di Kantor Presiden, Jakarta, Sabtu, (7/3/2020).

Sementara itu untuk Suspect Corona yang berada di Bandung menurut Yuri merupakan hasil pelacakan tim kesehatan terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien positif Corona warga Depok.

Baca: Kasus Virus Corona di Korea Selatan, Sistem Peringatan Lewat Pesan Kesehatan Menuai Banyak Protes

Warga Bandung tersebut ternyata menurutnya melakukan kontak dekat dengan pasien positif Corona pertama.

"Close kontak nomor 1," katanya.

Menurut Yurianto tidak semua Suspect Corona berkaitan dengan mereka yang sudah teridentifikasi positif Corona. Bisa saja mereka datang berobat sendiri namun ternyata memiliki gejala terinfeksi Corona.

"Loh kan bisa datang sendirian kemudian berobat, ketemu, dimasukkan kan bisa. Kenapa harus terkait-kait," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini