TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid ikut merasa kehilangan atas meninggalkannya musisi campur sari Didi Kempot.
Jazilul pun menyampaikan duka citanya atas kepergian Didi.
"Keluarga Besar PKB menyampaikan duka cita yang mendalam, teriring doa semoga Didi Kempot mendapat derajat yang tinggi di sisi Allah," ujarnya kepada Tribunnews, Selasa (5/5/2020).
Baca: Nekat Mudik, 1.475 Pesepeda Motor Ditindak Untuk Putar Balik Lagi ke Arah Jakarta
Jazilul menyebut Didi Kempot tak hanya sebatas musisi di mata dirinya dan PKB. Didi kempot lebih dari itu.
"Bagi PKB, Didi kempot adalah keluarga, kami sedih, ambyar rasanya ditinggal," lanjutnya.
Jazilu pun mengamini bahwa ada kedekatan antara PKB dan Didi Kempot. Dirinya pun memberikan kesan selama ini.
Baca: Prediksi Kemarau Lebih Kering, Jokowi Minta Penyimpanan Air di Daerah Pertanian Mulai Dilakukan
"Kesederhanaannya dan lagunya “merakyat”, menemani yang lagi galau dan sedih," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kabar duka datang dari Solo, Jawa Tengah.
Penyanyi campursari Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020).
Baca: Billy Syahputra Ungkap Alasan Dirinya Didepak dari Acara yang Dipandunya Bareng Raffi Ahmad
Penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo itu sempat dibawa ke rumah sakit tersebut dalam kondisi tak sadar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez.
"Datang dalam kondisi tak sadar. Kita lakukan upaya pertolongan semaksimal mungkin tapi akhirnya meninggal," ujar dia.
Didi Kempot meninggal pukul 07.30 WIB.
"Betul, meninggal pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga," ujar dia.
Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya pelantun lagu Sewu Kutho tersebut.
Baca tanpa iklan