News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Presiden: Pengembangan Vaksin Merah Putih akan Rampung Pertengahan 2021

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo tiba di PT Bio Farma (Persero) Bandung untuk meninjau fasilitas produksi dan pengemasan Vaksin COVID-19, Selasa 11 Agustus 2020 pukul 09.45 WIB

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa selain mengembangkan vaksin Sinovac dari Tiongkok, Indonesia juga mengembangkan vaksin sendiri, bernama Merah Putih untuk menanggulangi Pandemi Covid-19.

Pengembangan vaksin tersebut seluruhnya dilakukan di Indonesia dan berasal dari virus Corona atau SARS-CoV-2 yang menyebar di Indonesia. 

"Kita telah 3 bulan ini mengembangkan vaksin sendiri dari isolated yang dikembangkan dari Covid-19 yang beredar di Indonesia," kata Presiden saat meninjau penyuntikan perdana uji klinik tahap tiga vaksin Sinovac di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Bandung, Jawa Barat, Selasa, (11/9/2020).

Baca: Presiden Saksikan Penyuntikan Perdana Uji Klinis Vaksin Covid-19

Pengembangan vaksin lokal Merah Putih  tersebut dilakukan oleh sejumlah lembaga diantaranya, lembaga Eijkman, BPPT, LIPI, BP POM, Menristek dan sejumlah universitas. 

"Kita harapkan vaksin Merah Putih ini segera selesai dan diperkirakan ini bisa diselesaikan di pertengahan tahun 2021," katanya.

Presiden mengatakan selain vaksin Sinovac hasil kerjasama dengan Tiongkok dan vaksin lokal merah putih, Pemerintah juga menjalin kerjasama dengan sejumlah negara dalam pengembangan dan pengadaan vaksin. Diantaranya dengan Uni Emirat Arab dan Korea Selatan. 

"Saya rasa kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya untuk melakukan vaksinasi bagi seluruh rakyat indonesia saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Kita optimis dengan segera ditemukan vaksin ini kita bisa segera melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini