News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ragukan Viral Pendemo Dipukul, Dicukur, dan Dijemur Polisi, Mahfud MD: Ya Coba Videonya Diberi Saya

Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam webinar evaluasi 15 tahun pelaksanaan Pilkada: Capaian dan Tanggapan yang disiarakan kanal YouTube CSIS Indonesia, Rabu (14/10/2020). / capture video

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi tindakan represi yang dilakukan aparat terhadap para pendemo.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Rosi di Kompas TV, Kamis (15/10/2020).

Diketahui polisi menangkap ribuan orang yang diduga menjadi perusuh dalam demo menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara Rosi, Kamis (15/10/2020). (YouTube Kompastv)

Baca juga: Sebut Pemerintah Selalu Cari Kambing Hitam Demo, Refly Harun: Kali Ini KAMI dan Gatot Nurmantyo

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid lalu menyinggung banyak tindakan kekerasan aparat terhadap para pendemo.

"Pak Mahfud, kita tahu dalam pemberitaan, juga dalam berbagai pernyataan lembaga seperti Lembaga Bantuan Hukum Indonesia juga KonstraS, Komnas HAM, ada sejumlah tindakan represif yang dilakukan kepolisian," singgung Usman Hamid.

"Dari mulai menggunakan kekuatan dalam bentuk gas air mata, atau misalnya menjemur, atau mencukur rambut, atau bahkan memukul, bagaimana sikap Pak Mahfud?" lanjutnya.

Ia mempertanyakan apakah anggota kepolisian yang melakukan hal itu akan diproses.

"Apakah misalnya anggota kepolisian yang melakukan tindakan itu, tentu tidak semua, akan dihukum atau bagaimana?" tanya Usman.

"Ya, kita periksa," jawab Mahfud MD.

Mahfud menyebut dirinya sudah berkoordinasi dengan Polri terkait dugaan pelanggaran prosedur tersebut.

Baca Halaman Selanjutnya >>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini