News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Terapkan Blended Learning, Kemendikbud Minta Mahasiswa Saling Peduli

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam meminta para mahasiswa untuk saling peduli dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Mulai Januari mendatang, perguruan tinggi dapat menggelar pembelajaran campuran antara daring dan luring.

"Menerapkan upaya saling peduli, saling menjaga, saling melindungi. Jadi kita masing-masing menjadi satpam bagi diri kita dan bagi teman-teman kita yang di dalam ruang," tutur Nizam dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Kemendikbud Siapkan Rem untuk Pembelajaran Campuran di Perguruan Tinggi

Baca juga: Kemendikbud Imbau Kampus Tidak Gunakan AC Saat Perkuliahan

Nizam meminta sesama mahasiswa harus dapat saling mengingatkan. Terutama terkait dengan penerapan protokol kesehatan di saat pembelajaran.

Menurut Nizam, langkah ini sangat penting untuk mencegah penyebaran virus corona saat perkuliahan.

"Kita lihat ada yang tidak pakai masker, kita ingatkan. Kalau ada yang demam kita persilakan pulang dulu. Kemudian etika batuk yang benar," tutur Nizam.

Seperti diketahui, Kemendikbud menetapkan penyelenggaraan pembelajaran bagi mahasiswa pada semester genap yang jatuh pada Januari 2021.

Penetapan ini menyusul langkah pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Mulai Januari mendatang pembelajaran bagi mahasiswa bakal digelar secara campuran antara daring dan luring.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini