News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pengamat: PKS Incar Suara Muslim yang Kecewa dengan Pak Jokowi

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Jokowi usai berolahraga sepeda di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (13/12/2020).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai tidak akan mudah dalam mendulang suara masyarakat yang tak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojuddin Abbas mengatakan, suara masyarakat yang tidak puas dengan Jokowi, pasti akan menjadi incaran setiap partai politik di Pemilu 2024.

"Tentu tidak akan mudah, tidak hanya PKS yang mau melakukan itu. Gerindra, PAN, dan Demokrat pun akan melakukan hal yang sama," papar Abbas saat dihubungi, Senin (24/12/2020).

Baca juga: PKS Incar Suara Masyarakat Tak Puas ke Jokowi, Golkar: Rakyat Butuh Kerja Nyata Bukan Nyinyir

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin menyebut, hal yang rasional jika PKS menginginkan limpahan dari suara rakyat yang kecewa dengan Jokowi, karena itu satu-satunya cara dalam mencapai target di Pemilu 2024.

Namun, Ujang menyebut suara rakyat yang kecewa dengan Jokowi belum tentu akan berlabung ke PKS, bisa saja ke partai politik lainnya. 

"Yang ingin disasar PKS suara muslim yang kecewa pada Jokowi," ucap Ujang. 

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, harapan masyarakat terhadap PKS sangat besar, karena menjadi satu-satunya partai yang secara jelas bersikap oposisi. 

Di sisi lain, kata Syaikhu, survei Litbang Kompas pada Oktober 2020 menunjukkan, sekitar 52,5 persen masyarakat tidak puas terhadap kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Ini peluang bagi PKS. Kita harus memastikan suara rakyat yang tidak puas tersebut berlabuh kepada kita," ujar Syaikhu dalam acara Musyawarah Wilayah (Muswil) se-Indonesia yang dilakukan serentak secara virtual di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (27/12/2020).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini