News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Covid

Januari 2021: 5,8 Juta Vaksin Ditargetkan Masuk ke Daerah  

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan personil Polda Kalsel dilibatkan kawal dan amankan kedatangan vaksin Covid-19 Tahap I di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, Selasa (5/1/2021) pagi hingga ke tempat penyimpanan vaksin di instalasi farmasi milik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah mendistribusikan vaksin Covid-19 secara bertahap ke daerah.

Pada tahap pertama 700 ribu vaksin telah didistribusikan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pada Januari ini 5,8 juta vaksin terdistribusi ke daerah.

"Karena target kita nantinya untuk bulan Januari itu 5,8 juta vaksin harus masuk ke daerah bulan Januari," kata Presiden dalam rapat terbatas penanganan Covid-19 dan rencana vaksinasi, di Istana Negara, Rabu, (6/1/2021).

Baca juga: Ratusan Personel Polda Kalsel Termasuk Brimob Amankan Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap I

Ratusan personil Polda Kalsel dilibatkan kawal dan amankan kedatangan vaksin Covid-19 Tahap I di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, Selasa (5/1/2021) pagi hingga ke tempat penyimpanan vaksin di instalasi farmasi milik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. (Istimewa)

Pengadaan vaksin dilakukan secara bertahap.

Oleh karena itu, pendistribusian juga dilakukan secara bertahap bergantung pada ketersediaan.

Pada bulan Februari presiden mengatakan 10,45 juta dosis vaksin akan kembali didistribusikan, dan bulan berikutnya 13,3 juta dosis vaksin akan disalurkan ke daerah. 

"Harus bisa dilaksanakan vaksinasinya oleh daerah-daerah,  dan bulan-bulan berikutnya nanti akan saya sampaikan pada waktu yang akan datang," kata Presiden.

TNI-Polri kawal ketat pengiriman 1,8 juta vaksin Covid-19 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju kantor pusat PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (31/12/2020). (Istimewa)

Kepala Negara meminta para gubernur untuk mengontrol dan mengecek langsung kesiapan vaksinasi Covid-19 yang rencananya akan dimulai pada pekan depan.

Vaksin tahap pertama diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. 

"Oleh sebab itu saya minta kesiapan-kesiapan kita dalam rangka menuju vaksinasi ini betul-betul agar dicek dan dikontrol oleh para gubernur," pungkas Presiden

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini