News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Covid

Jokowi: Kunci Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Dilakukan dengan Gotong-Royong

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Perayataan Imlek Nasional 2021 'Untukmu Negeri, Kami Berbakti dan Peduli' yang disiarkan kanal YouTube IMLEK NASIONAL, Sabtu (20/2/2021).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penanganan permasalahan kesehatan dan perekonomian tidak bisa dipisah-pisahkan dalam situasi saat ini.

"Kita harus menunjukkan bukti permasalahan kesehatan bisa ditangani dengan baik sehingga muncul kepercayaan untuk pemulihan ekonomi kita harus menunjukkan bukti situasi sosial dan politik tetap stabil," kata Jokowi saat Perayataan Imlek Nasional 2021 'Untukmu Negeri, Kami Berbakti dan Peduli' yang disiarkan kanal YouTube IMLEK NASIONAL, Sabtu (20/2/2021).

Sehingga, kata Jokowi, daya beli masyarakat terus meningkat, supply dan demand harus dibangkitkan bersama-sama dan sinergis.

Dan hal ini tidak bisa hanya dilakukan pemerintah maupun otoritas moneter baik BI, OJK dan LPS.

Baca juga: Jokowi: 215 Negara Berebut Dapatkan Vaksin Covid-19, Semua Pengen Dapat Vaksin

Baca juga: Imlek Nasional 2021, Jokowi: Momentum Gotong Royong Hadapi Tantangan Bangsa dan Pandemi Covid-19

"Tapi sekali lagi, peran swasta, peran dunia usaha sangat-sangat menentukan dan menjadi kunci," ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan, kunci penanganan kesehatan serta ekonomi harus dilakukan dengan gotong-royong sebagai bangsa besar.

"Saya berharap di tahun kerbau ini kita secara bersama-sama bergotong royong bisa menggerakkan kekuatan besar kita, keberanian kita, kedisiplinan kita untuk melakukan lompatan-lompatan dan terobosan-terobosan baru dalam melakukan langkah-langkah berani yang baru agar kita bisa terlepas dari krisis kesehatan dan perekonomian," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini