News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Elektabilitas PAN Naik, Respons Zulhas: Terima Kasih, Ini Jadi Penyemangat

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyambut baik kenaikan elektabilitas PAN berdasarkan hasil rilis survei Indonesia Political Opinion (IPO). 

Menurutnya, kenaikan elektoral partai berlambang matahari putih ini akan dijadikan penyemangat sekaligus masukan untuk ke depannya agar lebih baik. 

"Survei-survei ini memang beragam, kita terima kasih baik tinggi maupun rendah. Itu akan jadi penyemangat, apakah yang bagus atau tidak bagus, jadi penyemangat," kata pria yang akrab disapa Zulhas kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Bilangan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (23/8/2021). 

Zulhas menambahkan, pihaknya tetap berterima kasih meskipun kader PAN digenjot untuk tidak hanya berpacu pada hasil survei. 

Sebab, sejak dahulu PAN selalu disebutkan di lembaga survei sekitar 2 persen. Namun, hasilnya dalam setiap Pemilu justru 7 persen. 

"Yang paling penting kader kita harus tetap bekerja keras tidak tergantung pada survei. Karena kalau dari dulu PAN itu 2 persen belum pernah itu jarang sekali, tapi hasilnya 7 persen terus," ucapnya. 

Baca juga: Reaksi Ketua Umum PAN Soal Rendahnya Elektabilitas Partai di Lembaga Survei

"Nah oleh karena itu jadi masukan untuk kita lebih baik," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Partai Amanat Nasional (PAN) mengalami peningkatan signifikan, dari posisi bulan April 2021 PAN di angka 2.2% meningkat ke 5. 8%. 

Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengalami penurunan posisi di bulan April berada di urutan ke 5 (5.3%) sekarang terjun bebas di posisi 8 (4.95%). 

"Terjadi perubahan pada tingkat keterpilihan partai politik; PKS mengalami penurunan signifikan, kondisi ini seiring dengan peningkatan perolehan angka keterpilihan pada PAN yang berhasil unggul dari PKS," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah dalam hasil surveinya, Sabtu (14/8).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini