Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengatakan mereka tidak punya waktu yang banyak untuk menyusun Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024.
Kendati demikian, Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty menyatakan ke jajarannya bahwa kualitas IKP 2024 tak boleh menurun dari IKP sebelumnya. Mengingat IKP merupakan bentuk antisipasi dan mitigasi kerawanan pemilu yang perlu disampaikan sebelum peserta pemilu ditetapkan.
"Waktu yang terbatas tidak boleh menurunkan kualitas IKP itu kata kuncinya. Kami punya target akhir Desember soft launching IKP 2024 sudah harus diturunkan, harus (tahun) 2022," terang Lolly dalam keterangannya, Senin (10/10/2022).
Menurutnya peluncuran IKP tepat waktu jadi tanggung jawab yang besar. Sebab hasilnya akan digunakan oleh penyelenggara maupun pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pemilu dan pemilihan serentak 2024.
"Ini upaya mitigasi kita, upaya menyusun strategi program tetapi juga oleh pihak eksternal bisa membaca kerawanan pemilu maupun pemilihan 2024," kata dia.
Baca tanpa iklan