News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mengenal Cuci Hidung, Berikut Manfaat dan Caranya

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cuci hidung adalah proses pembersihan hidung menggunakan cairan NaCl yang dimasukkan ke dalam lubang hidung kemudian membiarkan cairan tersebut keluar dari lubang hidung lainnya.

TRIBUNNEWS.COM - Cuci hidung adalah proses pembersihan menggunakan cairan NaCl yang dimasukkan ke dalam lubang hidung kemudian membiarkan cairan tersebut keluar dari lubang hidung lainnya.

Cuci hidung paling sering digunakan untuk mengatasi gejala yang berhubungan dengan rinosinusitis kronis dan mengatasi masalah saluran pernapasan bagian atas.

Namun, beberapa waktu terakhir penggunaannya meluas hingga berbagai keluhan sinonasal lainnya.

Bagi Anda yang ingin mulai mencoba merutinkan cuci hidung, ada beberapa hal yang perlu disiapkan.

Pertama-tama, siapkan peralatan seperti spuit 10 cc, botol infus NaCl 0,9 persen 500 cc, dan wadah penampungan air.

Baca juga: Kolagen jadi Protein yang Punya Segudang Manfaat dalam Tubuh

Kemudian ikuti langkah-langkah berikut sebagaimana dikutip dari laman fk.ui.ac.id:

1. Ambil cairan NaCl menggunakan spuit

2. Kepala dimiringkan, masukkan spuit ke salah satu lubang hidung

3. Mulut dibuka, tahan napas

4. Semprotkan dengan kuat

5. Keluarkan ingus atau sisa cairan, bersihkan menggunakan tisu

6. Buang tisu pada tempatnya

7. Lakukan hal yang sama pada lubang hidung satunya

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, cuci hidung diperuntukan sebagai:

1). Menyegarkan napas karena mengurangi gejala post-nasal drip yang menjadi penyebab halitosis

2). Memperbaiki kongesti nasal dengan menipiskan mukus dalam hidung sehingga memudahkan mukus untuk dikeluarkan dan menghilangkan kontaminan

3). Menghilangkan allergen, polutan dan bakteri yaitu larutan salin telah terbukti dapat mengurangi gejala pada infeksi saluran pernapasan atas,

4). Memperbaiki kerja silia sehingga kerja silia hidung dalam mentranspor mukus akan lebih efisien

5). Meningkatkan indra perasa melalui pembersihan kavum nasi yang meningkatkan kerja sel sensori (Brown and Graham. 2004)

(Tribunnews.com, Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini