News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Demi Swasembada Pangan, Kementerian Pertanian akan Optimalkan Peran BPP

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

OPTIMALISASI PERAN BPP - Acara Ngobrol Asyik (Ngobras) volume o4 bertemakan Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Melalui Optimalisasi Peran BPP pada  Selasa (4/2/2025), BPP akan dioptimalkan perannya oleh Kementan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan terobosan-terobosan guna memperbaiki keberlanjutan penyuluhan pertanian.

 Hal ini guna mendukung program-program strategisnya demi peningkatan produktivitas pertanian.

Salah satunya melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).

Baca juga: Upaya Meningkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian Melalui Peran BPP Kementan

BPP merupakan unit penunjang penyelenggaraan penyuluhan pertanian yang administrasi, pengaturan, pengelolaan dan pemanfaatannya adalah tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.  

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan jika para penyuluh pertanian dan petani mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas pangan dan menekan impor. 

Terlebih saat menghadapi ancaman dampak El Nino yang begitu kuat saat ini yang berdampak langsung pada penurunan produksi.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa dalam rangka mencapai ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan, peran penyuluh pertanian semakin krusial dalam memberikan pendampingan kepada petani.

Penyuluh adalah garda terdepan yang memastikan inovasi dan teknologi pertanian dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. Sehingga optimalisasi peran BPP sebagai pusat kegiatan penyuluhan berbasis wilayah sangat diperlukan.

Pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) volume o4 bertemakan "Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Melalui Optimalisasi Peran BPP",  Selasa (4/2/2025), menghadirkan narasumber Penyuluh Pusat, Dedi Nursyamsi yang mengatakan stagnannya produktivitas padi dan menurunnya produktivitas pertanian dalam beberapa dekade ini, erat kaitannya dengan kondisi penyuluhan pertanian yang tidak efektif.

Oleh karena itu penyuluh pertanian harus ditarik ke pusat lagi dibawah komando tunggal Kementan. 

Pendayagunaan penyuluh pertanian sangat penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing untuk mencapai swasembada pangan nasional.

Selain itu juga bahwa optimalisasi BPP sebagai kelembagaan penyuluhan di  kecamatan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan pertanian nasional, diantaranya melalui peningkatan kapasitas SDM, produktivitas, dan daya saing pertanian," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini