News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil dan Sosok

Mahendra Siregar, SE., M.Ec.

Penulis: David AdiAdi
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MANTAN WAMENLU RI - Foto Mahendra Siregar, SE., M.Ec. saat dipanggil oleh Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada 25 Oktober 2019. Berikut profil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut.

TRIBUNNEWS.COM – Mahendra Siregar, SE., M.Ec. seorang ekonom yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mahendra telah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK sejak 20 Juli 2022.

Sebelumnya, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat hingga Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia.

Berikut profil Mahendra Siregar.

Kehidupan Pribadi

Dilansir Wikipedia, Mahendra Siregar lahir di Bandung, Jawa Barat pada 17 Oktober 1962.

Saat ini, ia telah berusia 62 tahun.

Ia telah memiliki istri yang bernama Ita Ritonga.

Ia juga telah dikaruniai tiga anak.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah dan OJK Perketat Regulasi Atasi Meningkatnya Tren Pinjol serta Investasi Bodong

Pendidikan 

Mahendra Siregar diketahui pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1986.

Setelah itu, ia melanjutkan studi S2 di Universitas Monash, Australia dan berhasil lulus dengan gelar Master of Economics (M.Ec) tahun 1991.

Karier

Perjalanan karier Mahendra Siregar dimulai sebagai pelayan publik di Departemen Luar Negeri tahun 1986.

Lalu, ia ditugaskan sebagai Economic Third Secretary Kedutaan Besar Indonesia di London dari tahun 1992 hingga 1995 dan duta informasi Kedutaan Besar Indonesia di Washington D.C. selama 3 tahun pada 1998 sampai dengan 2001.

Mahendra kemudian bergabung dengan Kementerian Koordinator Perekonomian pada 2001. Ia dipercaya menjadi Asisten Khusus Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, kemudian menjadi Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional dari tahun 2005 hingga 2009.

Ia menempati jabatan itu dengan menteri yang berganti-ganti, yaitu Aburizal Bakrie (2005–2006), Boediono (2006–2008), dan Sri Mulyani Indrawati (2008–2009).

Pada bidang perbankan, Mahendra juga pernah menempati posisi sebagai direktur utama Indonesia Eximbank. 

Ia juga pernah menjabat komisaris beberapa perusahaan, yaitu PT Dirgantara Indonesia (2003–2008) dan PT Aneka Tambang (2008–2009).

Kemudian sejak November 2009, Mahendra ditunjuk oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menempati posisi sebagai Wakil Menteri Perdagangan mendampingi Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. 

Setelah sekitar dua tahun menempati posisi Wakil Menteri Perdagangan, Mahendra dipercaya menempati posisi Wakil Menteri Keuangan.

Pada tahun 2013 hingga 2014, ia ditugaskan menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Saat Joko Widodo menjabat sebagai Presiden RI ke-7, Mahendra ditunjuk menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Tak sampai disitu, ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia mulai 25 Oktober 2019 hingga 19 Juli 2022.

Terhitung sejak 20 Juli 2022, Mahendra mengemban tugas sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan hingga sekarang.

Baca juga: Hadapi Dampak Kebijakan Donald Trump, OJK Ingatkan Hal Ini ke Perbankan Nasional

Harta Kekayaan

Mengutip dari situs e-LHKPN KPK, Mahendra Siregar diketahui memiliki kekayaan mencapai Rp 28.228.545.370

Laporan harta kekayaan Mahendra yang terbaru diterbitkan pada 31 Desember 2023.

Adapun rincian kekayaan Mahendra yakni sebagai berikut:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 10.225.000.000                                    

1. Tanah Seluas 500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 35.000.000       

2. Tanah dan Bangunan Seluas 28 m2/230 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 4.350.000.000                          

3. Bangunan Seluas 90 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 1.650.000.000                         

4. Bangunan Seluas 102 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA BARAT, HASIL SENDIRI Rp 2.690.000.000                                    

5. Tanah dan Bangunan Seluas 336 m2/200 m2 di KAB / KOTA GIANYAR, HASIL SENDIRI Rp 1.500.000.000.

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 2.088.900.000                                 

1. MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.56 A/T Tahun 2022, LAINNYA Rp 1.303.900.000

2. MOBIL, HYUNDAI IONIQ 5 SIGNATURE LONG RANGE Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp 785.000.000.

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 2.200.000.000                              

D. SURAT BERHARGA Rp 4.070.386.074                         

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 9.644.259.296                               

F. HARTA LAINNYA Rp 0                          

Sub Total Rp 28.228.545.370.

Mahendra Siregar tercatat tidak memiliki hutang, sehingga total kekayaan yang dimiliki saat ini mencapai Rp 28.228.545.370.

(Tribunnews.com/David Adi)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini