News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Khawatir Ada Perpecahan, Ketua Umum Tunda Munas VII IKA PMII

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MUNAS IKA PMII - Ketua Umum IKA PMII, Ahmad Muqowam (tengah) di lokasi Munas VII IKA PMII, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (23/2/2025) dini hari. Ahmad Muqowam mengatakan rapat ditunda karena pihaknya khawatir terjadi perpecahan di internal.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) ditunda dan akan dilanjutkan pada Minggu (23/2/2025).

Ketua Umum IKA PMII, Ahmad Muqowam, mengatakan rapat ditunda karena pihaknya khawatir terjadi perpecahan di internal.

Muqowam menjelaskan rapat berlangsung panas karena pimpinan sidang bukan mereka yang telah ditentukan dalam rapat pleno, Sabtu (22/2/2025) pagi. 

"Ketika saya datang ke ruangan, yang memimpin sidang bukan pimpinan sidang yang diputuskan oleh pleno pada pagi hari tadi. Ini buntut dari masalah krusial pada pembahasan tata tertib pemilihan," tuturnya di lokasi Munas VII IKA PMII, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (23/2/2025) dini hari.

Muqowam menambahkan, keputusan penundaan dilakukan berdasarkan masukan dari para penanggungjawab acara.

"Ketua Panitia sudah mengatakan rapat ditunda. Saya mendapat laporan dari Ketua Panitia, Ketua SC, Ketua Sidang, dan mereka meminta sidang ditunda," katanya. 

Dia berharap para peserta Munas VII IKA PMII dapat memanfaatkan waktu jeda untuk memenangkan diri dan tidak lagi terjadi perselisihan saat rapat dilanjutkan.

"Masih ada waktu, ayo kita konsolidasi, kita rapatkan kembali, kita bicara kembali, rumah kita ini satu," pintanya.

Lebih lanjut, Muqowam berharap rapat pemilihan pengurus periode mendatang berlangsung penuh martabat.

"Penundaan ini demi kebaikan bersama, kalau dilanjut, mungkin ada tiga IKA PMII," imbuhnya.

"Ini adalah alumni pergerakan mahasiswa Islam. Ada tiga nilai, alumni, mahasiswa, dan pergerakan Islam. Kita malu kalau Munas VII tidak berjalan secara baik, dan beretika," ujarnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini