TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna menjaga agar kebutuhan pangan selama bulan Ramadan tersedia serta tidak terjadi kenaikan harga, Dinas Pangan dan Perikanan begitu pula Dinas Perdagangan diminta terjun langsung ke lapangan melakukan pemantauan.
"Hal ini saya sampaikan agar tidak terjadi inflasi. Saya tidak mau harga-harga naik terutama harga kebutuhan pangan masyarakat," kata Bupati Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Hendrajoni dalam pernyataannya, Selasa(11/3/2025).
Baca juga: VIDEO Istana dan BGN Buka Suara Soal KPK Terima Laporan Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp8 Ribu
Hendrajoni juga meminta agar Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) melakukan pengelolaan pangan dengan baik.
Sebab sebesar 20 persen dana desa atau nagari dibolehkan untuk melakukan pengelolaan kebutuhan pangan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Nantinya pasokan pangan untuk MBG nanti dikelola BUMDes atau BUMNagari," ujar Hendrajoni.
Baca juga: Istana Menanggapi soal Adanya Laporan Anggaran MBG Dikurangi dari Rp 10 Ribu Jadi Rp 8 Ribu
Selain itu Hendrajoni juga segera memerintahkan Sekretaris Kabupaten untuk melakukan pemanggilan kepada seluruh Wali Nagari atau Kepala Desa. Hal tersebut dilakukan demi ketersediaan pangan yang mencukupi selama bulan Ramadan.
"Peran BUMDes dan BUMDnag bakal dimaksimalkan perannya," kata Hendrajoni.
Baca tanpa iklan