News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tanggapi Temuan PPATK, Anggota DPD RI Desak Audit dan Reformasi Penyaluran Bansos

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENYALURAN BANSOS - Anggota DPD RI asal DKI Jakarta, Fahira Idris, menanggapi serius temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mengindikasikan adanya penerima bantuan sosial (bansos) yang terlibat dalam aktivitas judi online. 

Edukasi dan pendampingan masyarakat adalah berikut yang dia ajukan.

"Pendamping PKH serta aparat kelurahan dan desa diharapkan aktif memberikan edukasi tentang bahaya judi online dan pentingnya penggunaan bansos secara tepat" katanya. 

Menurut Fahira, pendekatan berbasis komunitas dan keluarga dapat menjadi pencegahan efektif sejak dini.

Dia juga mengusulkan sanksi yang proporsional dan berkeadilan.

Menurunya, jika terbukti ada penerima bansos yang menyalahgunakan bantuan untuk berjudi, sanksi administratif seperti penghentian bantuan dapat diterapkan.

"Namun, jika yang terjadi adalah penyalahgunaan identitas, negara wajib memberikan perlindungan dan pemulihan hak kepada korban," kata dia.

Menutup pernyataannya, Fahira menekankan bahwa dalam jangka panjang, bansos seharusnya menjadi sarana transisi, bukan solusi permanen.

Baca juga: Puan Minta Penyaluran Bansos Dievaluasi: Kalau Dipakai Judi Online, Itu Sudah Menyimpang!

"Oleh karena itu, penguatan program pemberdayaan, pelatihan keterampilan, dan akses permodalan usaha kecil sangat diperlukan," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini