News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sekolah Rakyat

Prabowo Targetkan 165 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir September

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SEKOLAH RAKYAT - Presiden Prabowo Subianto memberikan pembekalan untuk guru dan kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8/2025). Presiden dalam kesempatan ini juga memberikan semangat kepada para siswa Sekolah Rakyat yang hadir. (Biro Humas Kemensos/ Bayu Aprianto)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat di Puslibangprof Kemensos, Jakarta, pada Kamis (11/9/2025).

Mengenakan pakaian berwarna krem, Prabowo tiba sekitar pukul 13.13 WIB.

Baca juga: DPR Dorong Sinergi Antar Lembaga Demi Kesejahteraan Guru Sekolah Rakyat

Usai meninjau dan menyapa para siswa, Presiden mengatakan bahwa 100 Sekolah Rakyat sudah beroperasi hari ini.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Tujuannya adalah untuk memutus rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Pada akhir September jumlah sekolah rakyat yang beroperasi sebanyak 165.

"Saya dapat laporan akhir September, 2 minggu lagi, 3 minggu lagi akan jadi 165 sekolah rakyat. Insyaallah Oktober saya diminta meresmikan," katanya.

Prabowo tidak menyangka program Sekolah Rakyat akan bergulir begitu cepat. Ia mengapresiasi para pihak yang terlibat dalam program tersebut.

Baca juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di 100 Lokasi Diproyeksikan Tuntas Juni 2026

"Saya tadi melihat saya kira cukup berprestasi, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, para guru wali asrama, semua pihak yang telah bekerja keras. Saya tidak menduga bisa begini cepat," katanya.

Prabowo mengatakan pada tahun depan ia akan menambah 100 Sekolah Rakyat baru. Ia menargetkan 500 sekolah rakyat berdiri di wilayah wilayah yang tergolong desil 1 dan desil dua.

"Tahun depan akan kita tambah 100 lagi ya, 100 lagi terus setiap tahun 100. Sasaran kita 500 sekolah rakyat di titik-titik, kantong-kantong. Wilayah rakyat kita yang paling tertinggal layar kita yang paling ekonominya susah. Kalau istilah statistik desil, desil satu dan dua," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini