News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sosok 2 Eks Petinggi Nasdem yang Hengkang ke PSI

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGURUS PSI - Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, melantik pengurus DPP PSI periode 2025 – 2030 di The Club Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Jumat 26 September 2025.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Dua eks petinggi Partai Nasdem hengkang ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Keduanya adalah Bestari Barus dan Ahmad Ali.

Di Nasdem, Bestari Barus pernah menjabat Ketua Fraksi Partai Partai NasDem DPRD DKI Jakarta.

Sementara Ahmad Ali adalah mantan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem.

Di PSI, Bestari Barus didaulat sebagai Ketua Bidang Politik.

Sementara Ahmad Ali dipercaya menjadi Ketua Harian PSI.

Baca selengkapnya :  Daftar Pengurus DPP PSI 2025-2030, Tak Ada Nama Giring Ganesha

Sosok Bestari Barus

Bestari Barus pernah menjabat Anggota Komisi D Bidang Pembanungan untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta periode 2014-2019.

Dia juga pernah menjabat Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Jakarta.

Sebelum bergabung dengan Partai NasDem, ia sempat menjadi anggota Partai Golongan Karya (Golkar) dan menjadi ketua partai tersebut untuk daerah Kepulauan Seribu.

Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung dan politikus Partai NasDem, Bestari Barus di kediaman Boy Bernardi Sadikin di kawasan Pegangsaan, Jakarta Pusat pada Rabu (9/10/2024). (Tribunnews.com/ Fersianus Waku)

Bestari masuk dalam daftar nama anggota Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada tahun 2017.

Di sana ia menempati posisi sebagai juru bicara dari tim yang terdiri dari sejumlah pihak yang mendukung pemenangan gubernur petahana tersebut.

Sosok Ahmad Ali

Dilasir dari situs nasdemdprri.id, Ahmad Ali lahir dan dibesarkan di Wosu, Morowali, Sulawesi Tengah. 

Dia menyelesaikan pendidikannya di Universitas Tadaluko pada 1993.

Kader HMI ini dikenal pengusaha di Sulawesi Tengah.

Ketua Harian PSI Ahmad Ali menemui Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Minggu (28/9/2025). (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Dia memimpin sejumlah perusahaan seperti PT Graha Mining Utama, PT Graha Agro Utama, PT Graha Istika Utama dan PT Tadulako Dirgantara Travel.

Ahmad Ali juga aktif menjadi pengurus Kadin Provinsi Sulawesi Tengah.

Karier politiknya dimulai ketika dia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Morowali dari Partai Patriot untuk periode 2009- 2014. 

Selanjutnya di tahun 2013 Ali bergabung dengan Partai NasDem.

Setahun setelahnya, ia dicalonkan  Partai Nasdem dengan nomor urut 1 untuk mewakili Dapil Sulawesi Tengah.

Berdasarkan keputusan KPU, Ahmad Ali ditetapkan menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 setelah mengantongi 152.270 suara sah di dapil tersebut.

Suami dari Nilam Sari Lawira tersebut menjabat sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Sulawesi Tengah untuk masa jabatan 2013-2018.

Ia juga tercatat pernah menjadi Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI periode 2019–2024.

Pada Pilkada Serentak 2024, Ahmad Ali mencalonkan diri menjadi calon gubernur pada Pilkada Sulawesi Tengah bersama Abdul Karim Al Jufri.

Ahmad Ali-Abdul Karim saat didukung oleh delapan partai politik yaitu PAN, Perindo, PSI, NasDem, PKB, Golkar, PPP, hingga Gerindra.

Namun dalam Pilkada Sulteng 2024 tersebut pasangan Ahmad Ali-Abdul Karim kalah. 

Di Pilpres 2024 lalu, Ahmad Ali diangkat menjadi pelatih kepala Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN).

Penulis: Fersianus/Adi/Has

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini