TRIBUNNEWS.COM - Setiap tanggal di kalender memiliki peringatan penting, salah satunya pada tanggal 13 Oktober 2025.
Pada tahun 2025, 13 Oktober yang jatuh pada hari Senin, terdapat 5 peringatan dengan berbagai tema, mulai dari kesehatan hingga lingkungan.
Dari kantor PBB yang menyerukan aksi global untuk mengurangi ancaman bencana alam melalui Hari Internasional untuk Pengurangan Risiko Bencana, hingga kampanye mendalam yang mendorong kaum perempuan untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker payudara melalui Hari Tanpa Bra.
Tak hanya itu, hari ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya pembekuan darah yang berpotensi fatal melalui Hari Trombosis Sedunia
Selengkapnya, berikut 5 peringatan penting pada 13 Oktober 2025.
1. Hari Internasional untuk Pengurangan Risiko Bencana (IDDR)
Hari Peringatan ini diresmikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1989, dikutip dari National Today.
Awalnya, peringatan ini ditetapkan sebagai bagian dari kampanye yang lebih besar untuk Dekade Internasional untuk Pengurangan Bencana Alam (IDNDR) yang berlangsung dari tahun 1990 hingga 1999.
Tujuannya adalah untuk mempromosikan budaya global tentang pencegahan bencana.
Setelah berakhirnya dekade tersebut, pada tahun 2009, PBB secara resmi menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai tanggal tetap untuk Hari Internasional untuk Pengurangan Risiko Bencana (IDDR) untuk terus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko bencana.
2. Hari Trombosis Sedunia (World Thrombosis Day)
Baca juga: Tanggal 12 Oktober 2025 Memperingati Hari Apa? Ada 4 Peringatan Penting
Hari Trombosis Sedunia diiniasiasi oleh International Society on Thrombosis and Haemostasis (ISTH) dan pertama kali dirayakan pada tahun 2014, dikutip dari https://www.worldthrombosisday.org/.
Tanggal 13 Oktober dipilih untuk menghormati ulang tahun penemi fisiologis Jerman, Rudolf Virchow (lahir 13 Oktober 1821).
Ia adalah seorang pelopor dalam memahami kondisi trombosis.
Virchow adalah orang yang pertama kali menciptakan istilah "embolisme" dan menggambarkan mekanisme patofisiologi trombosis yang hingga kini dikenal sebagai Virchow's Triad.
Peringatan ini dibentuk untuk meningkatkan kesadaran global akan gumpalan darah yang mematikan dan sering diabaikan.
3. Hari Kegagalan Internasional (International Day for Failure)
Peringatan ini dimulai di Finlandia pada tahun 2010, dikutip dari Daysoftheyear.
Awalnya, peringatan ini dicetuskan oleh sekelompok mahasiswa Universitas Aalto yang merasa bahwa budaya Finlandia dan masyarakat dunia secaa umum terlalu takut akan kegagalan, sehingga menghambat inovasi dan perkembangan.
Mereka menyelenggarakan acara publik pertama di mana orang-orang, termasuk tokoh-tokoh terkenal dan wirausahawan, berbagi cerita kegagalan mereka secara terbuka dan tanpa malu.
Tujuan utamanya adalah untuk menunjukkan bahwa kegagalan adalah bagian tak terpisahkan dari proses belajar dan kewirausahaan.
Gerakan ini kemudian mendapatkan perhatian internasional dan menyebar ke lebih dari 17 negara.
4. Hari Tanpa Bra (No Bra Day)
Peringatan ini sering dikaitkan dengan kampanye kesadaran kanker payudara.
Meskipun ada berbagai klaim tentang asal-usulnya, peringatan ini dilaporkan pertama kali diadakan di Toronto, Kanada, pada tahun 2011, dan dikenal dengan inisial "BRA Day" (Breast Reconstruction Awareness Day).
Seiring waktu, tanggal 13 Oktober diadopsi oleh banyak orang sebagai "No Bra Day" (Hari Tanpa Bra).
Meskipun tujuan awalnya adalah mendorong wanita yang menjalani mastektomi (operasi pengangkatan payudara) untuk mempertimbangkan rekonstruksi payudara, maknanya telah berkembang menjadi kampanye kesadaran yang lebih luas mengenai kesehatan payudara, pentingnya skrining, dan dukungan emosional bagi para penyintas kanker payudara.
5. Hari Kesopanan Internasional untuk Anak Perempuan (International Day of Courtesy for Girls)
Peringatan ini adalah salah satu perayaan yang bertujuan untuk mempromosikan nilai-nilai positif dalam interaksi sosial.
Meskipun sejarahnya tidak secara eksplisit diakui oleh badan PBB seperti peringatan di atas, ia muncul dalam kalender hari peringatan internasional sebagai bagian dari upaya yang lebih luas oleh aktivis dan organisasi hak-hak anak.
Peringatan ini sering kali selaras dengan fokus Hari Anak Perempuan Internasional (yang jatuh pada 11 Oktober).
Tujuannya adalah untuk mendorong lingkungan yang menghormati dan menghargai anak perempuan, memerangi diskriminasi dan kekerasan, serta membangun kesadaran tentang pentingnya kesopanan, rasa hormat, dan kesetaraan dalam setiap interaksi dengan anak perempuan.
(Tribunnews.com/Farra)
Baca tanpa iklan