News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hari Guru Nasional

Prabowo Akan Tambah Layar Interaktif Jadi 6 Unit di Tiap Sekolah

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HARI GURU NASIONAL - Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, di Indonesia Arena, Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Ringkasan Berita:

  • Prabowo targetkan tahun 2026 akan ditambah tiga smartboard di setiap sekolah
  • Smartboard akan memuat konten-konten pelajaran dari semua tingkatan
  • Pemerintah akan mendatangkan guru-guru dari luar negeri untuk mengajarkan pelajaran bahasa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan setiap sekolah di Indonesia memiliki enam Smartboard atau layar interaktif.

Smartboard merupakan pengganti papan tulis tradisional. Media pembelajaran ini memakai proyektor untuk menampilkan gambar ke permukaan interaktif.

Pengguna dapat menulis, menggambar, dan mengoperasikan tampilan langsung dari papan.

Saat ini sekolah-sekolah di Indonesia baru memiliki satu layar interaktif.

Penambahan layar interaktif itu kata Prabowo akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Prabowo Targetkan Pasang Satu Juta Smartboard Tahun Depan, Tiap Sekolah Dapat Tambahan Tiga Panel

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, di Indonesia Arena, Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11/2025).

"Tahun depan rencana kita kita tambah tiap sekolah tiga layar dan tahun depannya lagi dua layar jadi tiap kelas harus punya layar-layar interaktif itu," kata Presiden.

Nantinya kata Presiden layar interaktif tersebut akan memuat konten konten pelajaran dari semua tingkatan. Selain itu layar interaktif tersebut akan menyiarkan pelajaran yang disiarkan secara terpusat.

Baca juga: Prabowo Akan Perbaiki Sektor Pendidikan Secara Besar-besaran, Kirim Layar Interaktif ke Sekolah

"Akan ada ada konten-konten yang sangat besar jumlahnya hampir semua pelajaran dari semua tingkatan akan bisa diakses oleh layar tersebut dan juga rencana kita akan kita lakukan dari studio terpusat kita akan siarkan pelajaran-pelajaran dari guru-guru yang terbaik di indonesia," katanya.

Bahkan apabila perlu, pemerintah akan mendatangkan guru guru dari luar negeri, untuk mengajarkan pelajaran bahasa, yang bisa dimuat dalam layar interaktif tersebut.

"Jadi semua sekolah di pelosok manapun bisa belajar bahasa inggris dari guru asli dari Inggris, bahasa mandarin guru asli mandarin bahasa Perancis, bahasa Jerman bahasa Korea, bahasa Jepang Bahasa Portugis kita ajarkan di semua sekolah kita supaya nanti anak-anak kita begitu lulus dia bisa bekerja dimanapun," katanya.

Presiden mengatakan dirinya telah mengirimkan layar interaktif ke semua sekolah di Indonesia. Per Kamis malam, layar interaktif yang telah dikirimkan ke sekolah yakni 200 ribu sampai 215 ribu layar.

"Tapi insyaallah akhir Desember atau awal Januari akan sampai ke seluruh 288 ribu sekolah di seluruh Indonesia," katanya.

Presiden mengatakan pengiriman layar interaktif sekarang ini terkendala masalah cuaca dan kondisi geografis setiap daerah yang berbeda beda.

"Masalahnya adalah cuaca yang sangat menantang sehingga kemungkinan pengiriman ke daerah-daerah yang susah agak lambat sekali lagi saya mohon pengertian," katanya .

Selain itu Presiden juga bertekad untuk memperbaiki sektor pendidikan di Indonesia. Bahkan perbaikan akan dilakukan secara besar-besaran. Presiden meminta maaf dirinya saat ini hanya bisa mengalokasikan anggaran untuk perbaikan 16 ribu sekolah saja.

"Saya minta maaf sebagai presiden anda saya baru mampu mengalokasikan 16 ribu sekolah tapi tahun depan saya bertekad untuk melipat gandakan itu," pungkasnya.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai mendistribusikan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Pintar (smartboard) ke satuan-satuan pendidikan di semua jenjang pendidikan.

Sebanyak 288 ribu lebih satuan pendidikan di seluruh Indonesia akan memperoleh smartboard dan dari sejumlah itu, sebanyak 271 ribu lebih satuan pendidikan telah siap menerima smartboard dan sudah dilakukan verifikasi dan validasi dinas pendidikan.  

Sampai awal September 2025, untuk pengiriman tahap 1, sebanyak 13 ribu lebih smartboard telah didistribusikan ke satuan pendidikan di provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Pengiriman selanjutnya dilakukan secara bertahap sampai Desember 2025.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini