Ringkasan Berita:
- Empat Polda yakni NTT, NTB, Babel, dan Jabar terpilih sebagai yang terbaik dalam HeForShe Awards 2025 atas kontribusi dalam penguatan peran Polwan.
- Penilaian mencakup kebijakan, verifikasi program, hingga visitasi langsung ke lapangan dan bukti transformasi kesetaraan gender di tubuh Polri.
- Kapolda NTT Irjen Rudi mengaku awalnya tidak menyangka bahwa Polda NTT bisa masuk nominasi terbaik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pimpinan di empat Polda yakni Polda NTT, Polda NTB, Polda Babel, dan Polda Jabar menjadi empat nominator terbaik Polri Awards in Support of UN “HeForShe” Movement 2025.
Penghargaan ini diberikan kepada pimpinan yang dinilai berhasil memperkuat peran Polisi Wanita (Polwan), membuka ruang kepemimpinan yang lebih besar bagi perempuan, serta meningkatkan kapasitas dan kompetensi mereka di lapangan.
Keempat Polda dinilai unggul prestasi dalam mendorong kesetaraan gender di tubuh Polri dan penghargaan di yang diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo di Jakarta.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., terpilih sebagai salah satu orang yang menerima penghargaan ini.
Rudi menceritakan bagaimana proses seleksi dalam proses pemberian penghargaan.
Seleksi berlangsung ketat melalui penilaian kebijakan, verifikasi program, hingga visitasi lapangan untuk melihat langsung implementasi kesetaraan gender di satuan kerja.
"Salah satu momen penting adalah visitasi HeForShe pada 14 Oktober 2025, di mana tim juri menilai fasilitas pendukung di Polda NTT, termasuk Ruang Unit PPA Ditreskrimum dan Mess Polwan," katanya.
Di hadapan tim penilai saat, Rudi mengatakan, pengarusutamaan gender bukan sekadar formalitas atau kewajiban moral, melainkan strategi penting untuk membangun Polri yang lebih profesional, humanis, dan inklusif.
Irjen Rudi mengaku awalnya saya tidak menyangka bahwa Polda NTT bisa masuk nominasi terbaik.
"Namun kebahagiaan ini bukan hanya karena kerja pribadi saya, tetapi hasil kerja keras seluruh anggota, khususnya Polwan, yang berdedikasi tinggi dalam mendorong kesetaraan gender dan kepemimpinan inklusif di Polri,” ujarnya.
Selaras dengan visi Kapolri tentang Polri yang profesional dan menghargai keberagaman, Polda NTT menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas Polwan.
Program tersebut meliputi: USEFT (Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique) untuk penguatan kesehatan mental dan emosional; klinik Bahagia untuk dukungan kesehatan fisik dan psikologis; pelatihan kepemimpinan, mentoring, coaching dan peluang bagi Polwan terlibat dalam operasi strategis dan tugas di kawasan rawan
Upaya ini tidak hanya meningkatkan kompetensi personel perempuan, tetapi juga berdampak nyata pada kualitas pelayanan publik yang lebih responsif, profesional, dan sensitif gender.
Baca juga: Polri Gelar HeForShe Movement Awards 2025, Dorong Kesetaraan Gender untuk Polwan
Penganugerahan HeForShe Awards 2025 menjadi penanda transformasi besar dalam kultur kepemimpinan Polri. Prestasi ini menunjukkan bahwa kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan kini menjadi bagian dari DNA institusi kepolisian.
Baca tanpa iklan