News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tanggal 6 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada 3 Peringatan 

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KALENDER 6 DESEMBER 2025 - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Jumat (5/12/2025). Setiap tanggal 6 Desember, berbagai bangsa dan komunitas di dunia memperingati sejumlah momen penting.

Ringkasan Berita:

  • Pada 6 Desember 2025 diperingati St. Nicholas Day, hari yang identik dengan tradisi berbagi hadiah dan kisah Santo Nikolas.
  • Pada tanggal yang sama, Kanada memperingati National Day of Remembrance and Action on Violence Against Women sebagai refleksi atas tragedi École Polytechnique.
  • Selain itu, 6 Desember 2025 juga menjadi Finland Independence Day, momen penting yang menandai lahirnya Finlandia sebagai negara merdeka.

 

TRIBUNNEWS.COM - Setiap tanggal 6 Desember, berbagai bangsa dan komunitas di dunia memperingati sejumlah momen penting.

Beragam tema diperingati pada tanggal ini, mulai dari tradisi keagamaan yang telah diwariskan selama berabad-abad, refleksi nasional terhadap isu kekerasan berbasis gender, hingga perayaan kemerdekaan sebuah negara.

Tanggal ini menjadi momen penuh kehangatan melalui peringatan St. Nicholas Day, sebuah tradisi Eropa yang mengakar dari kisah kedermawanan Santo Nikolas dan menjadi inspirasi lahirnya figur Santa Claus dalam budaya modern.

Di saat bersamaan, masyarakat Kanada mengenang tragedi kelam sekaligus memperkuat komitmen melawan kekerasan terhadap perempuan melalui National Day of Remembrance and Action on Violence Against Women.

Tak hanya itu, 6 Desember juga menjadi simbol kebebasan dan keteguhan bangsa Finlandia lewat Finland Independence Day, hari bersejarah yang menandai lahirnya negara tersebut sebagai bangsa merdeka setelah perjuangan panjang melawan kekuasaan asing.

3 Peringatan Penting pada Tanggal 6 Desember 2025

1. St. Nicholas Day (Hari Santo Nikolas)

St. Nicholas Day berakar dari kehidupan Santo Nikolas, seorang uskup dari Myra (kini Turki) yang hidup pada abad ke-4, dikutip dari National Today.

Ia dikenal karena kemurahan hatinya kepada anak-anak, kaum miskin, dan para pelaut.

Santo Nikolas dikenal suka diam-diam memberikan bantuan, seperti melempar kantong emas ke rumah keluarga miskin.

Setelah wafat, ketenarannya menyebar luas di Eropa, terutama di Jerman, Belanda, Austria, dan Eropa Timur.

Baca juga: Tanggal Merah Kalender 2026, Ada 9 Long Weekend Cocok untuk Libur Panjang

Pada abad pertengahan, tanggal 6 Desember, hari wafat Santo Nikolas, mulai diperingati sebagai hari berbagi hadiah untuk anak-anak.

Tradisi ini kemudian berkembang menjadi kebiasaan menaruh sepatu atau kaus kaki yang nantinya diisi hadiah kecil.

Penggambaran St. Nicholas akhirnya menjadi inspirasi tokoh Sinterklas/Santa Claus, terutama setelah budaya Eropa dibawa ke Amerika Utara pada abad ke-17 dan 18.

2. National Day of Remembrance and Action on Violence Against Women (Hari Peringatan dan Aksi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan)

Peringatan ini berasal dari sebuah tragedi kelam yang terjadi pada 6 Desember 1989, ketika seorang pelaku melakukan penembakan massal di École Polytechnique Montréal, Kanada, menargetkan perempuan, dikutip dari daysoftheyear.com. 

Tragedi ini menewaskan 14 mahasiswi.

Insiden tersebut mengguncang Kanada dan memicu pembahasan besar mengenai kekerasan berbasis gender.

Pada tahun 1991, pemerintah Kanada secara resmi menetapkan 6 Desember sebagai National Day of Remembrance and Action on Violence Against Women.

Fokus peringatan bukan hanya mengenang para korban tragedi École Polytechnique, tetapi juga mendorong tindakan nyata untuk melawan kekerasan terhadap perempuan di seluruh negeri.

Hari ini diperingati dengan upacara, kampanye nasional, penyalaan lilin, hingga diskusi publik mengenai keamanan perempuan.

3. Finland Independence Day (Hari Kemerdekaan Finlandia)

Tanggal 6 Desember adalah Hari Kemerdekaan Finlandia, memperingati kemerdekaan negara tersebut dari Rusia pada 6 Desember 1917.

Finlandia berada di bawah kekuasaan Swedia selama sekitar 600 tahun hingga tahun 1809.

Setelah perang melawan Swedia, Finlandia jatuh ke tangan Kekaisaran Rusia dan menjadi Grand Duchy of Finland di bawah otonomi Rusia.

Pada awal abad ke-20, tekanan politik dan sosial meningkat, ditambah melemahnya Rusia akibat Revolusi Bolshevik 1917.

Momentum ini dimanfaatkan Finlandia untuk mengajukan deklarasi kemerdekaan.

Pada 6 Desember 1917, Parlemen Finlandia secara resmi mengumumkan kemerdekaannya.

Rusia mengakui kemerdekaan Finlandia pada awal 1918, diikuti negara-negara lain.

(Tribunnews.com/Farra)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini