News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

RMI Gelar Diskusi Bedah Program Pemerintah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BEDAH PROGRAM PEMERINTAH - Rumah Mediasi Indonesia (RMI) menyelenggarakan Diskusi Publik dan Media dalam rangka peeringatan hari Internasional Hak Asasi Manusia (HAM) untuk Menelisik Program Pemerintah Prabowo dalam Perspektif Pemenuhan Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya. di Hotel Akmani, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rumah Mediasi Indonesia (RMI) menggelar Diskusi Publik dan Media dalam rangka memperingati Hari Internasional Hak Asasi Manusia (HAM) di Hotel Akmani, Jakarta, pada Rabu (10/12/2025). 

RMI adalah lembaga independen yang bergerak dalam penyelesaian sengketa dan advokasi kebijakan publik melalui pendekatan dialog serta mediasi.

Lembaga ini menjadi ruang bagi masyarakat sipil untuk menyuarakan persoalan hak asasi manusia, khususnya yang berkaitan dengan hak ekonomi, sosial, dan budaya (Ekosob).

Melalui berbagai kegiatan seperti diskusi publik, penelitian, dan pelatihan, RMI berupaya memperkuat literasi HAM sekaligus mendorong solusi damai atas berbagai konflik sosial maupun kebijakan yang muncul di tengah masyarakat.

Selain itu, RMI berperan sebagai jembatan antara akademisi, aktivis, pemerintah, dan kelompok masyarakat dalam merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis HAM.

Melalui forum-forum dialog yang inklusif, lembaga ini menegaskan pentingnya pemenuhan HAM dalam setiap program pembangunan nasional.

Dengan pendekatan non-litigasi yang humanis, RMI berkomitmen memastikan hak-hak warga negara dihormati dan dilindungi, sekaligus memperkuat praktik demokrasi yang sehat.

Mengangkat tema “Menelisik Program Pemerintah Prabowo dalam Perspektif Pemenuhan Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (Ekosob)”, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber: Ridha Saleh, Roichatul Aswidah, dan Muhammad Anshor, dengan Dr. (C) Amiruddin al-Rahab sebagai moderator.

Direktur Eksekutif RMI, Ifdhal Kasim, dalam pengantarnya menegaskan bahwa pemenuhan HAM merupakan ukuran peradaban suatu bangsa.

Menurutnya, penting untuk menilai kebijakan pemerintahan saat ini melalui perspektif hak-hak Ekosob.

Ia menyoroti sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, layanan kesehatan, hak atas lingkungan yang sehat, hingga penertiban kawasan tambang dan perkebunan yang asetnya dialihkan untuk kepentingan publik.

Kebijakan tersebut, menurutnya, memiliki basis kuat dalam pemenuhan HAM Ekosob.

Moderator diskusi, Amiruddin al-Rahab, menilai bahwa isu Ekosob sering kali terpinggirkan dibandingkan hak sipil dan politik.

Ia menekankan pentingnya pembahasan serius mengenai implementasi kebijakan pemerintah dalam konteks Ekosob, serta perlunya pengawalan publik agar keberpihakan terhadap hak ekonomi, sosial, dan budaya benar-benar terealisasi.

Ahli Ekosob, Muhammad Anshor, menyebut bahwa lebih dari 80 persen poin dalam Asta Cita Presiden berkaitan langsung dengan Hak Ekosob. +

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini