News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Komdigi Dorong Penguatan Narasi Positif ASEAN melalui Workshop Regional

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

VERY RADIAN WICAKSONO - Komdigi dorong narasi positif ASEAN lewat workshop regional, hasilkan panduan digital “Good News from Southeast Asia”.

Ringkasan Berita:

  • Workshop regional yang digelar Komdigi menegaskan pentingnya penguatan narasi positif, faktual, dan inklusif di ASEAN. 
  • Melalui inisiatif GNFA, lahir panduan digital “Good News from Southeast Asia” sebagai acuan bersama bagi kreator konten, pemerintah, dan media. 
  • Kegiatan ini mempertemukan perwakilan negara anggota ASEAN untuk berbagi praktik terbaik dalam storytelling digital, memperkuat identitas regional, serta melawan konten negatif. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan pentingnya penguatan narasi positif, faktual, dan inklusif sebagai bagian dari strategi komunikasi publik regional ASEAN. 

Komitmen tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Very Radian Wicaksono dalam Regional Workshop for Mapping Best Practices of Content Creation for National Branding in ASEAN Member States yang diselenggarakan di Jakarta, pada 4-5 Desember 2025.

Very Radian menjelaskan bahwa salah satu keluaran utama dari inisiatif GNFA adalah Digital Guidebook “Good News from Southeast Asia”, yang disusun sebagai acuan bersama bagi kreator konten komunitas, pejabat komunikasi pemerintah, dan praktisi media di negara-negara anggota ASEAN. 

Panduan ini dirancang untuk mendefinisikan konsep “good news” secara regional sekaligus menstandardisasi praktik pembuatan dan distribusi konten positif. 

“Keterlibatan para peserta dalam membahas hasil survei, memvalidasi kerangka kerja, dan berbagi praktik terbaik akan memastikan panduan ini bersifat praktis, inklusif, dan merepresentasikan keberagaman kawasan,” katanya.

"Dengan mengangkat cerita-cerita tentang inovasi, persatuan, dan kemajuan, kita membentuk identitas regional yang lebih kuat dan memastikan Asia Tenggara dipandang sebagai kawasan penuh harapan dan peluang,” sambung Very Radian.

Workshop yang digelar secara hybrid tersebut diikuti oleh perwakilan dari Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura, Vietnam, terdiri dari perwakilan media pemerintah, konten kreator regional, akademisi, perwakilan Sekretariat ASEAN, serta mitra komunitas seperti Good News From Indonesia (GNFI). 

Narasumber utama, Akhyari Hananto dari GNFI menyampaikan bahwa setiap negara memiliki praktik storytelling yang unik dan kaya akan nilai budaya, dan keberagaman inilah yang dapat menjadi modal besar bagi ASEAN untuk membangun narasi regional yang optimis dan berdaya saing. 

Ia juga menggarisbawahi pentingnya produksi konten yang akurat, sensitif budaya, serta mampu mengangkat aksi komunitas dan inovasi yang berkembang di kawasan.

“Di era digital, narasi positif harus kreatif dan berbasis data agar menjangkau generasi muda dan melawan konten negatif. Karena itu, kolaborasi lintas negara dan pemanfaatan platform digital perlu diperkuat untuk menghadirkan good news yang berdampak di ASEAN,” ujar Akhyari.

Dalam sesi-sesi yang berlangsung intensif, masing-masing negara membagikan praktik baik dan strategi kreatif mereka dalam menyebarkan good news serta membangun citra nasional yang positif. 

Beragam pendekatan mulai dari pemanfaatan konten digital, kolaborasi lintas lembaga, hingga pemberdayaan komunitas mengemuka sebagai inspirasi bersama menuju ekosistem komunikasi publik ASEAN yang lebih kuat dan saling menguatkan.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Komdigi berharap tercipta kolaborasi yang lebih erat antarnegara anggota ASEAN dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat dan berdaya saing global.

Regional Workshop “Good News from Southeast Asia” diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran konten digital sebagai instrumen diplomasi publik dan branding kawasan, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai penggerak narasi positif ASEAN di era digital. 

Rangkaian kegiatan workshop ini juga berfungsi sebagai forum pemetaan praktik baik negara-negara anggota ASEAN (AMS) dalam pengembangan narasi positif, yang selanjutnya akan menjadi acuan dan rekomendasi utama dalam penyusunan Guidebook “Good News from Southeast Asia”.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini