Ringkasan Berita:
- Hari Pantun Nasional diperingati setiap tanggal 17 Desember.
- Peringatan ini berdasarkan hari penetapan pantun sebagai warisan budaya takbenda yang ditetapkan UNESCO pada 17 Desember 2020.
- Hari Pantun Nasional dapat diperingati dengan mengunggah pantun di media sosial.
TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 17 Desember 2025 diperingati sebagai Hari Pantun Nasional di Indonesia.
Hari Pantun Nasional dilatarbelakangi oleh keputusan UNESCO untuk menetapkan pantun sebagai warisan budaya takbenda pada sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di kantor pusatnya di Paris, Prancis pada 17 Desember 2020.
Penetapan itu merupakan hasil dari proses panjang setelah Indonesia mengajukan pengakuan tersebut kepada UNESCO sejak tahun 2016.
Merujuk laman Perpustakaan Nasional, penetapan pantun sebagai warisan budaya takbenda menjadi momentum awal pantun dihargai di dunia internasional.
Untuk memperingati Hari Pantun Nasional, kamu bisa mengunggah pantun lucu dengan melihat contoh pantun di bawah ini yang disusun Tribunnews.
Baca juga: 17 Desember Diperingati sebagai Hari Pantun Nasional, Berikut Sejarah dan Kumpulan Ucapannya
Contoh Pantun untuk Peringati Hari Pantun Nasional
- Dua tiga bulu tangkis,
Kalau kalah jangan nangis - Pergi ke pasar nyari obat gatal,
Dasar kamu memang ngga modal - Dulu delman sekarang GoCar,
Dulu teman sekarang pacar - Buah duren di pohon aren,
Rese amat tu duren - Buah aren dimakan gelatik,
Biarin ngga keren yang penting cantik - Topi merah punya kang Dading,
Jangan marah hanya just kidding - Satu tambah satu sama dengan dua,
Aku cinta kamu sampai tua - Ikan hiu makan tomat,
Aku sih bodo amat - Buah kemumu dimakan ikan,
Senyumanmu tak bisa aku lupakan - Bunga benalu di pohon randu,
Pulang malu tak pulang rindu - Pergi ke pasar pas angin ribut,
Ini pacar orang jangan direbut - Makan ketan dicampur ikan,
Ada mantan yang ngajak balikan - Pergi ke butik naik motor tua,
Biar ngga cantik yang penting setia - Lihat kerbau sama pak camat,
I love you so much - Makan gulali di pinggir kali,
Hidup cuma sekali, ayo jajan lagi - Siang-siang membelah buah pepaya,
Sudah salah malah banyak bicara - Main silat sampai jadi juara,
Ingat sholat bekal akhirat kita - Niat jogging keliling kota,
Baru lima langkah sudah capek juga - Dua tiga balon meletus,
Pinjam dulu seratus - Ikan pari di atas tandu,
Tak bertemu sehari rasanya rindu.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan