News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teks Khutbah Jumat Hari Ini 19 Desember 2025: Bekerja dengan Ikhlas

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KHUTBAH JUMAT - Umat muslim melaksanakan salat Jumat pertama di bulan Ramadhan 1445 H di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (15/3/2024). Berikut teks khutbah Jumat hari ini, 19 Desember 2025 yang memiliki judul Bekerja dengan Ikhlas.

TRIBUNNEWS.COM - Sebelum melaksanakan shalat Jumat, biasanya umat Muslim laki-laki akan mendengarkan khutbah yang dibacakan oleh khatib.

Biasanya, isi khutbah tentang nasihat, pesan moral, dan bimbingan keimanan untuk para jamaah.

Selain itu, khutbah Jumat merupakan salah satu syarat sah shalat Jumat.

Maka dari itu, Tribunnews.com telah mengutip sebuah khutbah Jumat melalui laman Kemenag.

Khutbah Jumat kali ini memiliki judul Bekerja dengan Ikhlas.

Nantinya, khatib mengajak seluruh jamaah shalat Jumat untuk ikhlas mengerjakan suatu pekerjaan.

Sebab, dengan niat ikhlas, seorang pedagang tidak akan berbuat curang, pegawai tidak akan korupsi waktu, dan seorang pemimpin tidak akan berbuat zalim.

Bekerja dengan ikhlas bukan hanya menjamin pahala di akhirat, tetapi juga mendatangkan manfaat besar di dunia.

Baca juga: Khutbah Jumat 19 Desember 2025: Sambut Tahun Baru dengan Berubah Lebih Baik

Berikut isi khutbah Jumat hari ini, 19 Desember 2025:

Khutbah Pertama

الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَسْتَهْدِيهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ،

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ،

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، وَقَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

Ma'asyiral muslimin, jemaah Jum'at yang dimuliakan Allah,

Marilah kita senantiasa bersyukur atas nikmat Islam dan Iman yang Allah anugerahkan, serta selalu meningkatkan ketakwaan kita. 

Pada kesempatan mulia ini, mari kita merenungkan sebuah nilai fundamental dalam Islam yang menjadi penentu diterima atau ditolaknya seluruh amal kita, baik itu ibadah ritual maupun pekerjaan sehari-hari. 

Nilai itu adalah "Ikhlas".

Ikhlas secara bahasa berarti memurnikan sesuatu. Dalam konteks amal ibadah dan pekerjaan, ikhlas berarti memurnikan niat semata-mata karena Allah Swt, bukan untuk mencari pujian, kedudukan, atau pengakuan dari manusia.

Pentingnya ikhlas ditekankan dalam hadis masyhur yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab r.a.:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

"Sesungguhnya segala amal perbuatan itu (sah) dengan niat, dan sesungguhnya bagi tiap-tiap orang (balasan) sesuai dengan apa yang ia niatkan." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menegaskan bahwa meskipun pekerjaan terlihat besar, jika niatnya bukan karena Allah, maka akan sia-sia di hadapan-Nya. Sebaliknya, pekerjaan kecil sekalipun jika dilakukan dengan niat ikhlas akan bernilai besar di sisi Allah Swt.

Ma'asyiral muslimin, jemaah Jum'at yang dimuliakan Allah,

Kita menghabiskan sebagian besar waktu produktif kita di tempat kerja, ladang, pasar, atau kantor.

Jika hanya dianggap rutinitas mencari uang semata, hasilnya hanyalah upah dunia. Namun, Islam mengajarkan cara mengubah rutinitas ini menjadi ibadah melalui niat yang ikhlas, yang mencakup:

Pertama, menunaikan kewajiban: menafkahi diri dan keluarga adalah jihad dan kewajiban.

Yang kedua, menjaga amanah: melaksanakan tugas dengan profesional, jujur, dan bertanggung jawab karena Allah Maha Melihat.

Terakhir, bermanfaat bagi sesama: berkontribusi positif kepada masyarakat, perusahaan, atau lingkungan.

Dengan keikhlasan, seorang pekerja menyadari bahwa pengawas utamanya adalah Allah Swt, bukan sekadar atasan atau CCTV.

Allah berfirman dalam surah Al-Bayyinah [98]: 5:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ

"Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah)"

Ma'asyiral muslimin, jemaah Jum'at yang dimuliakan Allah,

Bekerja dengan ikhlas juga mendatangkan manfaat besar di dunia:

- Keberkahan (Barakah): Rezeki menjadi cukup dan bermanfaat, serta pekerjaan terasa ringan karena tidak terbeban mencari pujian manusia. 

- Ketenteraman Jiwa: Tidak mudah kecewa oleh penilaian buruk orang lain karena tujuan utamanya adalah rida Allah. 

- Kualitas Kerja Maksimal: Berusaha melakukan pekerjaan dengan ihsan (terbaik) karena merupakan bagian dari ibadah.

Rasulullah saw bersabda:

إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يُحِبَ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلاً أَنْ يُتَّقِنَهُ

"Sesungguhnya Allah menyukai apabila salah seorang di antara kalian bekerja, ia melakukannya dengan itqan (profesional/sempurna)." (H.R. Baihaqi).

Marilah kita bertekad memperbaiki niat setiap hari.

Ketika keluar rumah, niatkanlah agar pekerjaan menjadi ibadah yang diterima, dimudahkan dalam amanah, dan diberikan rezeki yang halal serta berkah.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ, وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي

وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيمُ.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَمَا أَمَرَ . أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، إِلَهُ لَمْ يَزَلْ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلًا. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَحَبِيبُهُ وَخَلِيلُهُ، أَكْرَمُ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ، الْمَبْعُوثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ لَهُمْ مِنَ التَّابِعِينَ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ السَّمَواتِ وَالْأَرْضِينَ.

أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُونَ اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُورِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَالصَّوْمِ وَجَمِيعِ الْمَأْمُورَاتِ وَالْوَاجِبَاتِ،

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ بِنَفْسِهِ وَثَنَى بِمَلَائِكَةِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْواتِ اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ،

مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَةً وَمَنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ عَامَةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللَّهِ ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ، فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرُكُمْ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.

(Tribunnews.com)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini