News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bahlil Copot Ijeck, Sekjen Golkar: Ditarik Jadi Pengurus DPP

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JABATANNYA DICOPOT - Ketua DPD Golkar Sumut Musa Rajekshah (dasi kuning) dicopot dari jabatannya dan akan dijadikan pengurus DPP Golkar.

Ringkasan Berita:

  • Musa Rajekshah alias Ijeck dicopot dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sumatra Utara (Sumut)
  • Sekjen Golkar menjelaskan alasan pergantian Ijeck hanya untuk kepentingan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut periode 2025-2030
  • Ijeck yang juga Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara itu akan ditarik menjadi pengurus DPP Golkar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mencopot Musa Rajekshah alias Ijeck dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sumatra Utara (Sumut).

Terkait itu, Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan Ijeck akan digantikan oleh Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Sarmuji menjelaskan alasan pergantian Ijeck hanya untuk kepentingan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut periode 2025-2030.

"Pergantian untuk kepentingan penyelenggaraan Musda saja," ujar Sarmuji saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2025).

Namun begitu, Sarmuji tak menjelaskan secara rinci mengenai alasan mengapa Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengalihkan tugas Musda Sumut dipimpin dari Ijeck kepada Ahmad Doli Kurnia.

Hal yang pasti, kata Sarmuji, nantinya DPP Golkar sudah berencana memberikan tugas baru kepada Ijeck.

Ijeck yang juga Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara itu akan ditarik menjadi pengurus DPP Golkar.

"Pak Ijeck rencana ditarik menjadi pengurus DPP," tandasnya.

Surat Pergantian Ijeck

Sebagai informasi, Ahmad Doli Kurnia Tanjung (ADK) resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut menggantikan Musa Rajekshah alias Ijeck.

Pergantian ini tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tentang Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.

Surat tersebut ditetapkan di Jakarta pada 14 Desember 2025, ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekjen Muhammad Sarmuji.

Profil Singkat Musa Rajeckshah alias Ijeck

Musa Rajekshah memiliki latar belakang sebagai pengusaha sukses, atlet otomotif, dan politisi.

  • Nama Lengkap: H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum.
  • Tempat/Tanggal Lahir: Medan, 1 April 1974
  • Jabatan Saat Ini: Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar (Periode 2024-2029)
  • Pendidikan Terakhir: Magister Humaniora (M.Hum) dari Universitas Sumatera Utara (USU)
  • Jabatan yang pernah diemban : 
  1. Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018–2023.
  2. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan sejak 2014.
  3. Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara tahun 2003-2017.

Kader Golkar Sumut Kecewa

Mantan Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, membenarkan kabar tersebut.

"Iya benar itu (Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut)," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025).

Kekecewaan mendalam menyelimuti pengunduran diri Ilhamsyah dari jabatan Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Utara.

Ilhamsyah secara terang-terangan mengkritik sistem pengelolaan organisasi di internal Partai Golkar yang dinilainya tidak sehat dan didorong oleh kepentingan pribadi.

Menurut Ilhamsyah, ada skenario atau framing yang sengaja dibangun untuk melengserkan Musa Rajekshah (Ijeck) dari kursi Ketua DPD Golkar Sumut, meskipun Ijeck telah menorehkan prestasi besar bagi partai.

"Kondisi ini saya lihat di Sumut, sengaja ada yang mem-framing agar Ketua Ijeck disingkirkan dengan segala cara. Ada yang tidak baik di organisasi Golkar ini jika bicara masalah kehendak," ungkap Ilhamsyah, Kamis (18/12/2025).

Ilhamsyah membeberkan bahwa pihak DPD Golkar Sumut sebenarnya telah berupaya menjalankan mekanisme organisasi secara benar.

Mereka telah dua kali mengirimkan surat kepada DPP Golkar terkait jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang seharusnya digelar sejak Juni 2025. Namun, aspirasi tersebut tidak pernah mendapatkan respons dari pusat.

"Kecurigaan itu sudah ada dari awal. Kenapa tidak diakomodir? Berarti ada yang 'bermain' di sini. Ini bukan bagian dari berdemokrasi, tapi pengebirian atas prestasi yang ditorehkan oleh seorang Ketua DPD," tegasnya.

Penunjukan Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut menjadi titik puncak yang membuat Ilhamsyah memilih meletakkan jabatannya.

Ia menilai pengelolaan organisasi saat ini lebih menonjolkan kemauan pribadi daripada aturan partai.

"Dasar itulah saya mengundurkan diri. Karena ada hal yang tidak baik dalam mengelola organisasi dengan kemauan-kemauan pribadi," kata Ilhamsyah.

Di akhir pernyataannya, ia menitipkan pesan kepada seluruh kader Golkar di tingkat Kabupaten/Kota agar tetap bersikap kritis terhadap situasi ini.

"Saya serahkan kepada kader Golkar yang punya hati nurani terhadap demokrasi. Pakailah hati nurani," tutupnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini