TRIBUNNEWS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menggelar doa bersama dan moment of silence secara serentak di seluruh bandara serta destinasi pariwisata ikonik yang dikelolanya pada pergantian tahun 2025 menuju 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatra, sekaligus menutup rangkaian libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Doa bersama dan moment of silence digelar menjelang pergantian tahun di berbagai aset strategis InJourney, mulai dari bandara-bandara utama, Kawasan The Mandalika di Lombok, The Nusa Dua dan The Sanur Bali, The Golo Mori di Labuan Bajo, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), hingga Sarinah Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti pengelola destinasi, mitra kerja, tenant, dan pengunjung.
Baca juga: Layanan InJourney Airports Selama Libur Nataru Optimal Berkat Posko Melayani Sepenuh Hati
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan momentum penutupan tahun dimaknai sebagai refleksi bersama, tidak hanya untuk merayakan capaian, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial.
“Di tengah suasana pergantian tahun, kami mengajak masyarakat untuk sejenak berhenti dan mendoakan saudara-saudara kita di Sumatra yang terdampak bencana. Ini merupakan komitmen InJourney agar pariwisata juga menghadirkan empati dan solidaritas,” ujar Maya.
Sepanjang periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, InJourney memastikan operasional bandara dan destinasi wisata berjalan aman dan tertib. Berbagai kegiatan pergantian tahun dilaksanakan dengan penguatan aspek keselamatan, pengendalian kapasitas pengunjung, serta kesiapsiagaan operasional lintas sektor.
Sebagai bagian dari perayaan yang bertanggung jawab, InJourney tidak menggelar pertunjukan kembang api di seluruh destinasi yang dikelolanya. Perayaan digantikan dengan agenda reflektif berupa doa bersama, moment of silence, serta penggalangan dana bagi masyarakat terdampak bencana.
Di sektor perhotelan, melalui InJourney Hospitality, sebagian keuntungan perayaan Tahun Baru 2026 disalurkan sebagai donasi bagi warga terdampak banjir di Sumatra. Pada malam pergantian tahun, InJourney Hospitality menggelar acara “Seaside Festive Symphony” di The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, yang diselingi doa lintas agama dan moment of silence.
Sementara itu, di kawasan Candi Prambanan, InJourney Destination Management (IDM) menyalurkan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui kampanye #SwaraUntukIndonesia bekerja sama dengan Human Initiative dalam gelaran Swara Prambanan, Rabu (31/12/2025).
Di Jakarta, peringatan pergantian tahun di TMII dilakukan melalui doa bersama seribu lilin dan penggalangan dana bersama masyarakat. Seluruh dana yang terkumpul disalurkan untuk membantu korban bencana di Sumatra. Kegiatan serupa juga dilakukan di Sarinah melalui Festiloka Panggung Nusantara 2026.
Maya menegaskan, InJourney berkomitmen menjadikan momen pergantian tahun sebagai ruang kebersamaan yang bermakna.
“Keberhasilan libur akhir tahun tidak hanya diukur dari kelancaran layanan, tetapi juga dari nilai kepedulian yang dapat dihadirkan bersama. Kami ingin pariwisata Indonesia tumbuh dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan,” tutup Maya.
Baca juga: Hadapi Puncak Libur Natal dan Tahun Baru, Injourney Operasikan Bandara 24 Jam
Baca tanpa iklan