TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto memberikan komentarnya terkait bantuan asing untuk para korban banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra.
Ia menegaskan Pemerintah Indonesia tidak menolak.
Bahkan menurutnya, bodoh sekali jika bantuan tersebut ditolak.
Hal ini ia sampaikan saat tinjau pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang, pada Kamis (1/1/2026) kemarin.
"Dan juga tolong jangan diartikan kita sombong tidak mau menerima bantuan. Silahkan kalau yang saya katakan itu, ini kan masalah kemanusiaan."
"Kalau siapapun yang mau bantu, masa kita tolak. Bodoh sekali kalau kita tolak," katanya, dikutip dari kanal YouTube kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (2/1/2026).
Meski demikian, Prabowo memberikan catatan terkait bantuan asing.
Saat menerima bantuan, bukan berarti negara Indonesia tidak mampu menangani bencana di Sumatra.
Prabowo juga melaporkan hingga kini sudah sebanyak Rp60 triliun digelontorkan.
"Tapi, kita masalahnya adalah sebagai pemerintah. Kita tidak mau mengatakan kita tidak mampu, karena kita benar-benar mampu."
"Kita tidak memberi isyarat bahwa kita tidak mampu, tapi kita juga manusia kalau ada yang mau membantu ya kita terima dengan baik."
"Kita salurkan langsung. Yang mau bantu ke Aceh monggo. Mau bantu ke Sumbar, mau bantu ke Sumut silahkan. Nanti kita fasilitasi menteri-menteri, kepala badan (ikut membantu menyalurkan)," urai Prabowo.
Baca juga: Prabowo Kini Nyatakan Terima Bantuan untuk Bencana Sumatra, Jusuf Kalla: Kalau Ada yang Beri, Terima
Prabowo dalam kesempatannya juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak non pemerintah yang sudah memberikan bantuan.
Misalnya ada perusahan yang mengirim 200.000 pieces ke korban bencana.
Baca tanpa iklan