Ringkasan Berita:
- Jokowi dijadwalkan hadir di Rakernas I PSI Makassar (29–31 Jan 2026) sebagai narasumber utama.
- Kehadirannya menegaskan dukungan penuh terhadap PSI, simbol patron partai, sekaligus bukti komitmen menuju Pemilu 2029.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir dalam Rapat Kerja Nasional I (Rakernas) DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 29-31 Januari 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam Rakernas itu, Jokowi diberikan panggung khusus. Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus mengatakan, Jokowi menjadi narasumber utama dalam Rakernas yang mengusung tema ‘PSI Rumah Bersama: Politik Terbuka, Kerja Nyata untuk Indonesia’.
Hal itu disampaikannya saat sesi wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan TribunNetwork Febby Mahendra Putra, Senin (26/1/2026).
Besok kami sudah berangkat dan mempersiapkan juga panggung untuk Pak Jokowi. Jadi panggung Pak Jokowi ini sebagai narasumber utama di Rakernas," kata Bestari.
Eks Politisi Nasdem ini menambahkan, penempatan Jokowi di panggung khusus dalam Rakernas I PSI tersebut sebagai simbol kalau eks Gubernur DKI Jakarta itu merupakan patron atau suri tauladan bagi partai berlambang Gajah tersebut.
Tak hanya itu, kehadiran Jokowi dalam panggung utama Rakernas PSI membuktikan ucapan dalam Kongres PSI di Solo kalau yang bersangkutan akan mendukung penuh PSI di Pemilu 2029.
Kemungkinan Jokowi bakal diumumkan sebagai kader PSI, Bestari menyatakan kalau hal itu dimungkinkan tidak akan terjadi.
Pasalnya, saat ini seluruh pengurus PSI masih dalam proses melengkapi struktur anggota mulai dari tingkat DPR atau setingkat ranting, DPC hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Baca juga: PSI Buka Peluang Usung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029, Dedek Prayudi: Instruksi Pak Jokowi
Berikut petikan wawancara khusus Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus dengan Direktur Pemberitaan TribunNetwork Febby Mahendra Putra;
Tanya: Pak Jokowi ini selama ini disimbolisasi sebagai tokoh di balik PSI. Tapi sampai sekarang, posisi formal beliau ini belum ditetapkan.
Jawab: Meletakkan Pak Jokowi pada posisi yang sangat terhormat sebagai Patron daripada organisasi kami ini. Apalagi setelah beliau menyampaikan dalam pidato sambutannya (di Kongres PSI Solo).Beliau menyatakan di kesempatan itu: "Saya akan mendukung full PSI. Dan saya akan bekerja keras untuk PSI." Ini kata-kata yang belum pernah disampaikan bahkan ketika beliau menjabat sebagai Presiden.
Tanya: Pak Jokowi akan diumumkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI (di Rakernas Makassar). Benar enggak?
Jawab: Panggung Pak Jokowi ini sebagai narasumber utama di Rakernas.
Artinya, itu sebagai pembuktian saja bahwa beliau sudah melaksanakan janjinya untuk mulai bekerja full untuk PSI dan mendukung PSI.
Tanya: Kapan bergabungnya (Pak Jokowi ke PSI)? Secara Formal?
Jawab: Kita secara formal nanti akan menyelesaikan terlebih dahulu. Satu hal yang sampai hari ini harus kami wujudkan adalah mempersiapkan mesin politik PSI ini lolos verifikasi faktual.
Tanya: Apa yang membuat PSI begitu yakin ketika Ketua Umum mengatakan bahwa akan menjadikan wilayah Jawa Tengah ini sebagai "Kandang Gajah"?
Jawab: Ketika Pak Jokowi hengkang (dari partai lama), calon presidennya kalah. Kemudian calon gubernurnya juga kalah... Dan kami PSI berada dalam barisan yang menang itu. Artinya menjadi sangat wajar, kemudian itu menjadi sandaran dari Ketua Umum kami Mas Kaesang, menyatakan dan mewajibkan bahwa Jawa Tengah harus menjadi Kandang Gajah ke depan.
Tanya: Kesannya, beberapa orang gabung di PSI, partai ini jadi suka nyerang orang.
Jawab: Kami terbiasa dengan membela patron kami. Selama ini kan Pak Jokowi kalau dikuyo-kuyo, diam, menjadi kenyamanan bagi orang-orang yang ingin memecah belah ini. Begitu masuk kami, weh entar dulu. Macam kau enggak punya dosa. ... Tapi kalau kau diam, kami diam.
Tanya: Teori jual beli ini ya? Ente jual, kami beli.
Jawab: Oh enggak. Ente jual, kami borong. (Tribun Network/ Yuda).
Baca tanpa iklan